Tembok SDN di Jelambar Nyaris Roboh Disangga Pakai Kayu

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Tembok SD Negeri di Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dilaporkan kondisi memprihatinkan dan hampir roboh.

Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra menyebut pihaknya mendapat kabar kondisi tembok sekolah dari laporan warga.

"Jadi tembok sekolahnya setelah dilihat memang mau roboh, kemarin dapat laporan dari warga, dari LMK (Lembaga Musyawarah Kelurahan) saat Musrenbang," kata Pradista saat dihubungi Kompas.com, Selasa (10/2/2026).

Baca juga: Korban Penganiayaan di Jakbar Tolak Damai, Minta Pelaku Dipenjara

Pradista menyebut telah meninjau langsung lokasi sekolah dan melakukan antisipasi sementara menggunakan kayu.

"Antisipasi langkah pertama tindakan kita, kita ke sekolah, lalu PPSU tadi tindakan awalnya adalah pakai kayu dulu, jadi sementara disangga gitu depan sama belakang sementara," jelasnya.

Ia juga meminta pihak sekolah membuatkan spanduk pemberitahuan agar tidak ada murid atau warga sekolah saat tembok roboh.

Meski kondisi tembok dinilai membahayakan, Pradista memastikan bahwa aktivitas belajar mengajar di SDN 03 Jelambar tidak dihentikan.

Baca juga: Mahalnya WC di Jelambar, Mau BAB Harus Menyeberang Rel

Para siswa tetap bersekolah seperti biasa, namun dengan pengawasan dan larangan berkegiatan di dekat tembok.

"Nggak, aktivitas sekolah nggak dihentiin sementara. Aktivitas sekolah tetap berjalan. Masih, masih berjalan," ucap dia.

Ia mengaku belum mengetahui penyebab awal tembok tersebut akan roboh.

Saat ditanya mengenai tingkat keamanan bangunan untuk jangka panjang, Pradista tak menampik kondisi tembok tersebut bisa roboh kapan saja.

Ia menekankan bahwa pemasangan kayu penyangga hanyalah solusi jangka pendek agar tembok tidak langsung roboh.

"Nah kalau dibilang aman atau nggak, saya belum tahu, karena ini kan kita tindak lanjut darurat saja. Kalau sudah ada kayak begitu ya kita lapor ke Sudin, lapor ke Satlak Pendidikan bagian pendidikannya," tuturnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Air PAM Tangerang Berwarna Coklat Imbas Sungai Cisadane Tercemar Pestisida

Saat ini, pihak Kelurahan Jelambar disebut masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat untuk perbaikan permanen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PBI JK Dinonaktifkan, Dinkes: Jangan Panik, Layanan Kesehatan Gratis Bisa Didapat Sesuai Ketentuan Berlaku
• 16 jam lalurealita.co
thumb
Misteri Kematian PPPK RSPAU Halim: 6 Fakta yang Terungkap Sejauh Ini
• 12 jam lalusuara.com
thumb
Program Mudik Gratis 2026, Kemenhub Siapkan 401 Bus dan 78 Ribu Kursi KA-Kapal, Cek Tujuannya
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Naik Rp14 Ribu, Jadi Rp2.954.000 per Gram
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
China Conference Southeast Asia 2026, Anindya Bakrie Tegaskan Posisi RI-Tiongkok sebagai Hub Ekonomi Kawasan
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.