OSO Lantik Pengurus MABT Indonesia, Tegaskan AD/ART Harus Tetap Berlandaskan UUD NRI 1945

jpnn.com
19 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - PONTIANAK - Ketua Dewan Kehormatan Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Indonesia Oesman Sapta Odang atau OSO melantik dan mengukuhkan kepengurusan MABT Indonesia periode 2025-2030.

Pelantikan dan pengukuhan MABT Indonesia digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (10/2). Adapun Ketua Umum MABT Indonesia ialah Suyanto Tanjung, didampingi Sekjen MABT Indonesia Jupri Sukur.

BACA JUGA: OSO Lantik DPD Hanura Kalbar: Kita Ini Partai Petarung, Bukan Parpol yang Bisa Dibeli

Pelantikan itu dihadiri Gubernur Kalbar Ria Norsan dan istrinya yang juga Bupati Mempawah Erlina, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, para pengurus MABT Indonesia, serta tokoh masyarakat lintas etnis di Kalbar dan tamu undangan.

"Hari ini Selasa 10 Februari 2026 saya ketua Dewan Kehormatan MABT Indonesia  secara resmi melantik dan mengukuhkan saudara-saudari sebagai Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, Dewan Pengawas, Dewan Pakar dan pengurus harian PP MABT Indonesia masa bakti 2025-2030," kata OSO yang hadir didampingi istri, Serviati Oesman, dan putranya Raja Sapta Ervian.

BACA JUGA: Imlek Semawis 2026 Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Kota Semarang

Dalam sambutannya, OSO mengucapkan selamat kepada kepengurusan MABT Indonesia 2025-2030. Dia pun menegaskan sangat menghormati tokoh-tokoh dan masyarakat dari etnis mana pun yang ada di Indonesia, termasuk Kalbar.

"Saya ucapkan selamat kepada pengurus baru, sesuai sumpah yang diucapkan kalian memiliki tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan dan menjaga hubungan baik dengan etnis-etnis yang ada," pesan mantan wakil ketua MPR RI itu..

BACA JUGA: Gerakan Indonesia ASRI Dimulai dari Kantor, Kepala BSKDN Tekankan Budaya Hidup Bersih

OSO mengatakan bahwa berdirinya MABT Indonesia sebagai organisasi nasional yang berpusat di Kalbar, merupakan tonggak penting dalam perjalanan budaya dan kebinekaan. “Ini luar biasa. Ini bukan hanya soal organisasi, tetapi soal identitas, sejarah dan kontribusi etnis Tionghoa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap OSO.

Tokoh nasional kelahiran Sukadana, Kayong Utara, Kalbar, itu juga memberikan penekanan khusus kepada Ketua Umum MABT Indonesia Suyanto Tanjung yang kini mengemban tanggung jawab besar. Dia menegaskan bahwa kini MABT harus membangun cabang di seluruh Indonesia.

"Dahulu setahu saya MABT Kalbar, sekarang berubah menjadi MABT Indonesia. Artinya, harus membangun cabang di seluruh wilayah Indonesia di 38 provinsi. Ini tugas besar dan perlu kerja kolektif,” kata OSO yang juga ketua umum Partai Hanura itu.

Ketua Dewan Kehormatan Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Indonesia Oesman Sapta Odang menghadiri pelantikan dan pengukuhan kepengurusan MABT Indonesia periode 2025-2030 di Pontianak, Kalbar, Selasa (10/2). Foto: Source for JPNN.

Lebih lanjut OSO juga mengingatkan supaya anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) MABT Indonesia harus berlandaskan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) 1945. Hal itu guna menjaga organisasi tetap inklusif dan tidak menimbulkan sekat sosial. “Bilamana itu dipakai, maka tidak akan ada sedikit pun gesekan yang merusak hubungan kita sesama anak bangsa Indonesia," ungkap mantan ketua DPD RI itu.

Adapun Ria Norsan mengatakan MABT memiliki peran sangat strategis bukan hanya sebagai organisasi pelestari adat dan budaya Tionghoa, tetapi pilar penting menjaga harmonisasi sosial, persatuan serta toleransi antarumat beragama dan antaretnis di Kalbar.

"Kalbar adalah rumah besar bagi keberagaman. Di sini hidup berbagai suku, agama, budaya, dan tradisi yang menyatu dalam semangat kebinekaan," kata Norsan dalam sambutannya.

Dia menambahkan bahwa dalam konteks ini, MABT hadir sebagai kekuatan sosial yang memperkuat nilai-nilai persaudaraan, saling menghormati dan hidup berdampingan secara damai. "Ini merupakan modal sosial yang sangat penting bagi stabilitas daerah dan berkelanjutan pembangunan," ungkap Norsan.

Gubernur mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus MABT Indonesia yang baru dilantik.  "Semoga dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya dan dapat menjaga kebersamaan di dalam membangun Kalimantan Barat," katanya.

Mantan bupati Mempawah dua periode itu pun mengajak semua untuk bersama-sama menjaga Kalimantan Barat sebagai rumah besar semua. "Mari bersatu untuk menjaga Kalimantan Barat ini yang kita cintai, mari pelihara, jaga, rawat Kalimantan Barat Saya yakin dan haqqul yakin kalau kita bersatu, insyaallah semua akan bisa kita wujudkan," ungkapnya.

Suyanto Tanjung dalam kesempatan itu menyampaikan rasa bangga dan syukur karena pelantikan MABT Indonesia dilakukan langsung oleh OSO. “Sejak danulu, beliau menjalin hubungan sangat baik dengan sesepuh kami dan semua etnis di Kalbar,” katanya.

Tanjung yang juga anggota DPRD Provinsi Kalbar ini menambahkan bahwa OSO memiliki jasa besar dalam membina masyarakat etnis Tionghoa, baik itu di bidang usaha, pendidikan, maupun politik.

“Beliau orang yang sangat menghargai keberagaman, makanya sudah tepat MABT Indonesia memberi penghargaan dengan mengangkat beliau sebagai ketua Dewan Kehormatan MABT Indonesia,” ungkapnya. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tarif Mulai Rp2.000, Transjabodetabek Cawang-Cikarang Resmi Beroperasi Hari Ini
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Pasar Menjanjikan, Produk Pembiayaan Haji Bank Mega Syariah Tumbuh 180 Persen
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
HPN 2026, Novita Hardini Soroti Peran Strategis Pers dalam Menjaga Ketahanan Bangsa
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Kemensos Mulai Salurkan Santunan Korban Banjir Sumatra ke Ahli Waris, Segini Nominalnya
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Foto: Satpol PP Gelar Operasi Ranjau Paku di Kawasan Senen
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.