LONDON, KOMPAS.TV - Hasil imbang 1-1 melawan West Ham United di Stadion London, Rabu (11/2/2026) memiliki arti taktis bagi Michael Carrick. Satu poin dari laga ini memastikan rekor tak terkalahkan pelatih Manchester United itu tetap terjaga meski timnya tertinggal hingga masa injury time.
Gol penyeimbang Benjamin Sesko pada menit ke-96 menghindarkan Carrick dari kekalahan perdana sejak kembali ke Old Trafford.
Satu poin ini memiliki arti ganda bagi Carrick. Di satu sisi, hasil ini menyelamatkan momentum United di peringkat empat klasemen.
Di sisi lain, reaksi kecewa para pemain di ruang ganti justru menjadi sinyal positif bagi pelatih pengganti Ruben Amorim tersebut bahwa standar tim telah meningkat.
Carrick mengakui timnya kehilangan ketajaman dan percikan serangan saat menghadapi pertahanan rapat West Ham.
United tertinggal lebih dulu lewat gol Tomas Soucek di awal babak kedua dan kesulitan membongkar pertahanan tuan rumah dengan hanya mencatatkan sembilan tembakan sepanjang laga.
Namun, Carrick melihat sisi positif dari ketidakpuasan para pemainnya terhadap hasil imbang tersebut.
"Saya senang kami merasa kecewa. Itu tanda yang bagus. Itu menunjukkan (hasil) ini tidak cukup, kami akan mengambilnya sebagai hal positif bahwa kami menyelesaikan laga dengan kuat," kata Carrick dilansir dari manutd.com.
Menurut Carrick, lima pertandingan tanpa kekalahan adalah pencapaian yang solid, tetapi performa melawan West Ham menunjukkan betapa sulitnya menjaga konsistensi di Liga Inggris.
"Jujur saja, kami pasti tidak berada dalam kondisi terbaik. Kami tidak cukup memiliki ketajaman untuk menemukan jawaban terlalu sering," ucapnya.
Penulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- Michael Carrick
- Manchester United
- Liga Inggris
- Benjamin Sesko
- West Ham vs MU
- Berita Bola





