DOKUMEN terbaru yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengungkap sisi lain dari jaringan Jeffrey Epstein. Terpidana kasus pelecehan seksual tersebut diduga kuat menjadi "makelar" hubungan asmara antara Kimbal Musk, adik dari Elon Musk sekaligus direktur di Tesla, dengan seorang perempuan dalam lingkaran Epstein pada periode 2012-2013.
Dalam rangkaian email tersebut, Epstein dan rekan dekatnya, Boris Nikolic, terlihat bekerja keras mengatur pertemuan pertama mereka. Nikolic bahkan sempat mengirim pesan kepada Epstein untuk mempersiapkan wanita tersebut sebelum bertemu Kimbal.
Setelah pertemuan pertama di apartemen Epstein di Manhattan, Kimbal Musk mengirimkan apresiasi melalui email.
Baca juga : Terungkap! Isi Email Elon Musk, Richard Branson, dan Howard Lutnick dalam Dokumen Terbaru Jeffrey Epstein
"Jeffrey dan Boris, terima kasih banyak telah menghubungkan saya dengan [nama wanita tersebut]. Saya yakin kalian berdua berperan dalam hal ini. :)" tulis Kimbal pada Oktober 2012.
Komunikasi di Balik LayarMeskipun Kimbal tampak menikmati hubungan tersebut, dokumen menunjukkan sang perempuan secara rutin melaporkan detail hubungan mereka dan meminta panduan dari Epstein. Tidak ada bukti yang menunjukkan Kimbal menyadari pesan-pesan pribadinya diteruskan ke tangan Epstein.
Melalui pengacaranya, perempuan tersebut mengeklaim ia merasa terjebak, dipaksa, dan dilecehkan oleh Epstein selama berada dalam lingkaran sang pemodal tersebut. Identitas perempuan ini tetap dirahasiakan demi privasi korban.
Baca juga : Nama Elon Musk dan Pangeran Andrew Muncul dalam Dokumen Baru Kasus Jeffrey Epstein
Tanggapan Kimbal MuskSetelah kabar ini mencuat, Kimbal Musk mengunggah pernyataan melalui akun X (sebelumnya Twitter) untuk memberikan klarifikasi. Ia membantah bahwa Epstein adalah sosok yang memperkenalkannya dengan perempuan tersebut.
"Pada 2012 saya mulai berkencan dengan seorang perempuan yang berusia 30 tahun. Saya bertemu dengannya melalui seorang teman. Epstein tidak memperkenalkan kami. Satu-satunya pertemuan saya dengan iblis itu adalah di kantornya di New York pada siang hari. Saya tidak pernah bertemu dengannya lagi dan saya tidak pernah pergi ke pulaunya," tulis Kimbal.
Kimbal juga berdalih tumpukan email darinya yang dimiliki Epstein disebabkan karena sang pemodal terdaftar sebagai pelanggan buletin (newsletter) miliknya yang dikirim ke ribuan orang.
Upaya Mendekati Keluarga MuskRilis dokumen ini menggambarkan upaya sistematis Epstein untuk mendekati keluarga Musk, termasuk Elon Musk, melalui undangan ke pulau pribadi hingga penggunaan koneksi personal. Meski Elon Musk sebelumnya menyebut Epstein sebagai sosok yang "menjijikkan", catatan komunikasi menunjukkan adanya interaksi yang lebih intens dari yang diakui sebelumnya.
Kimbal Musk mendeskripsikan periode setelah perceraiannya pada waktu itu sebagai masa yang "kacau dan tidak sehat" dalam hidupnya. Hingga saat ini, Kimbal belum menghadapi tuduhan hukum apa pun terkait hubungannya dengan Epstein. Namun, terungkapnya dokumen ini telah memicu tekanan publik, termasuk desakan mundur dari jabatannya di berbagai organisasi komunitas. (The Guardian/Z-2)





