Mensos Tegaskan Program 2026 Harus Berbasis Data

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nisa Alfiani

TVRINews, Jakarta

Kementerian Sosial menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelaksanaan program sosial yang lebih terukur dan tepat sasaran pada tahun 2026. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam Rapat Sinkronisasi Program Tahun Anggaran 2026 dan Rencana Tahun Anggaran 2027 di Bekasi, Jawa Barat.

Dalam forum yang juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja dan pakta integritas itu, Mensos menekankan pentingnya validitas data sebagai fondasi kebijakan.

“Semua program harus berdiri di atas data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa data yang kuat, intervensi kita tidak akan tepat sasaran,” kata Saifullah Yusuf dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).

Menurut Mensos, tahun 2025 menjadi periode konsolidasi internal dan penyelarasan arah kebijakan dengan visi Presiden Prabowo Subianto. Memasuki 2026, ia meminta seluruh jajaran bergerak lebih sistematis dan fokus pada hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menyoroti perhatian Presiden terhadap kelompok masyarakat rentan yang selama ini kurang terlihat dalam arus pembangunan.

“Ada kelompok yang sering tidak tampak dalam proses pembangunan, yang disebut sebagai ‘the invisible people’. Mereka inilah yang harus kita jangkau,” ujarnya.

Mensos mengingatkan bahwa tanggung jawab tersebut bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan amanat konstitusi.

“Pasal 34 UUD 1945 jelas menyatakan fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Ini harus kita terjemahkan dalam kerja nyata yang terarah dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga meminta agar pelaksanaan program perlindungan sosial, rehabilitasi, dan pemberdayaan berjalan terpadu antarunit kerja, disertai mitigasi risiko serta target waktu yang terukur.

Selain aspek teknis, Mensos menekankan pentingnya komunikasi publik yang sederhana dan mudah dipahami.

“Kerja kita tidak boleh berhenti pada laporan yang rapi. Program harus membumi, dipahami masyarakat, dan dampaknya benar-benar terasa,” kata Saifullah Yusuf.

Mengakhiri arahannya, Mensos mengajak seluruh jajaran menjaga integritas dan semangat kerja dalam menjalankan tugas pada tahun mendatang.

“Mari kita jalankan 2026 dengan tanggung jawab dan semangat baru, agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri pejabat pimpinan tinggi Kementerian Sosial, termasuk Sekretaris Jenderal, para Direktur Jenderal, Inspektur Jenderal, serta kepala sentra dan balai sosial dari berbagai daerah di Indonesia.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kediri Kopi Kalcer: Ngopi di Kediri Jauh Lebih "Soulful"
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono Mau Perbarui Truk Sampah: Kalau Bisa Truk Listrik-Lindinya Tak Netes
• 19 jam laludetik.com
thumb
Pilunya Nasib Denada, Meski Sudah Akui Ressa Rossano sebagai Anak Kini Pesannya Tak Kunjung Dibalas
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Revitalisasi Tangki LNG Rampung, Anak Usaha PGAS Ini Siap Ekspansi Bisnis ke Pasar Asia
• 21 menit laluidxchannel.com
thumb
Kasus Ijazah Jokowi, Ahli Software Ungkap Alasan Penelitian Roy Suryo Cs
• 51 menit lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.