Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,60 persen atau 130,16 poin pada akhir sesi pertama perdagangan Rabu, 11 Februari 2026. Kenaikan mendorong IHSG terbang menembus level 8.261,889.
Berdasarkan pantauan VIVA di Stockbit, IHSG sempat terjun ke zona merah pada jam-jam awal perdagangan. Namun, indeks domestik segera bangkit (rebound) dan konsiten menguat hingga sesi pertama berakhir.
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 16,92 triliun dengan volume transaksi sebanyak Rp 377,06 juta. Dengan total perdagangan sebanyak 2,10 juta transaksi.
Seluruh sektor saham kompak membukukan lonjakan. Sektor energi membukukan lonjakan tertinggi sebesar 5,19 persen lalu sektor konsumer siklikal naik 4,62 persen dan sektor industri meningkat 3,68 persen.
Dari sisi teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat adanya penyempitan negative histogram yang disertai pergerakan Stochastic RSI naik dari area oversold.
"Kondisi ini membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan technical rebound pada sesi kedua, dengan estimasi pergerakan di kisaran 8.225–8.275," demikian prediksi Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya pada Rabu, 11 Februari 2026.
- ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Phintraco Sekuritas juga melaporkan sejumlah emiten mencetak lompatan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan. Berikut tiga saham top gainers di LQ45 pada sesi pertama perdagangan hari ini.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Saham BUMI melesat dua digit, sebesar 12,90 persen atau 32 poin menjadi 280.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
Saham BPRT melambung sebesar 11.82 persen atau 240 poin ke level 2.270.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
Hasil positif juga dicetak saham INCO sebesar 6,30 persen atau 400 poin hingga menembus area 6.750.





