Penulis: Fityan
TVRINews-Jakarta
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis mencatat lonjakan signifikan pada komoditas cabai dan bawang di pasar eceran.
Tekanan inflasi pada sektor pangan mulai menunjukkan eskalasi pada pertengahan Februari 2026. Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia menunjukkan pergerakan harga yang fluktuatif, dengan komoditas hortikultura menjadi kontributor utama kenaikan harga di tingkat pedagang eceran.
Berdasarkan laporan yang dirilis pada Rabu 11 Februari 2026, harga cabai rawit merah menjadi sorotan utama setelah menembus angka Rp76.150 per kilogram. Kenaikan ini diikuti oleh komoditas bawang merah yang kini diperdagangkan di level Rp44.000 per kilogram, sementara bawang putih menyentuh Rp40.800 per kilogram.
Dinamika Harga Karbohidrat dan Protein
Di sektor pangan pokok, harga beras terpantau stabil namun tetap berada di kurva tinggi. Beras kualitas medium kini berada di kisaran Rp15.750 hingga Rp15.900 per kilogram.
Sementara itu, bagi konsumen kelas atas, beras kualitas super dibanderol mulai dari Rp16.650 hingga Rp17.150 per kilogram.
Sektor protein hewani juga tidak luput dari penyesuaian harga. Daging sapi kualitas utama saat ini dipasarkan seharga Rp143.450 per kilogram, sedangkan daging ayam ras tercatat berada di posisi Rp41.200 per kilogram Rilis Data PIHPS, Dimana menunjukkan adanya tekanan pada harga komoditas strategis di tingkat eceran secara nasional.
Komoditas Minyak dan Gula
Selain bumbu dapur dan daging, komoditas minyak goreng dan gula pasir turut mengalami pergerakan:
• Minyak Goreng : Kemasan bermerek I mencapai Rp22.600 per liter.
• Gula Pasir : Kualitas premium stabil di angka Rp19.850 per kilogram.
• Telur Ayam: Diperdagangkan seharga Rp31.850 per kilogram.
Kondisi ini mencerminkan tantangan bagi stabilitas daya beli masyarakat di awal kuartal pertama tahun 2026, di mana rantai pasok dan faktor musiman diduga kuat menjadi pemicu utama di balik lonjakan harga pada sejumlah komoditas esensial tersebut.
Editor: Redaksi TVRINews





