JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menekankan Roy Suryo Cs meneliti informasi, bukan dokumen ijazah milik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
"Satu yang saya lihat dari teman-teman RRT (Roy, Rismon, Tifa), bahwa mereka meneliti informasi dalam ijazah itu, bukan meneliti dokumen ijazah yang dimiliki Pak Jokowi. Karena memang ijazah itu tidak ada," katanya di Jakarta, Rabu (11/2/2026), dipantau dari YouTube KompasTV.
Dalam kesempatan itu, Bonatua menunjukkan salinan ijazah Jokowi yang diterimanya dari KPU RI, baik yang masih ada 9 item disembunyikan dan yang sudah dibuka semua informasinya.
"Nah karena dari awal kita statement-kan bahwa yang diuji mereka adalah informasinya, informasi yang ini, maka informasi ini identik 100 persen, sama dengan informasi yang ada di ijazah asli, yang katakanlah asli, sama dengan yang ada di Dian Sandi," ujarnya.
Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi (tengah) memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Ia menunjukkan salinan ijazah Jokowi yang disembunyikan 9 itemnya (atas) dan yang sudah dibuka semua informasinya (bawah) ke media. (Sumber: KompasTV/Bongga Wangga)Baca Juga: Bonatua Penuhi Panggilan sebagai Ahli untuk Roy Suryo Cs, Tunjukkan Salinan Ijazah Jokowi
Bonatua menyebut semua informasi yang ada di salinan ijazah Jokowi sah untuk diteliti.
"Putusan KIP (Keterbukaan Informasi Publik) menyatakan informasi ini yang terbuka untuk umum. Memang bukan ijazah asli, ijazah asli tetap di beliau, tapi informasinya ini bersifat publik. Informasi itu apa? Ya semua yang ada di sini, tulisan, gambar," ucapnya.
Adapun hari ini Bonatua memenuhi panggilan Polda Metro Jaya sebagai saksi ahli yang dihadirkan Roy Suryo Cs terkait dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Jokowi.
"Di sini saya sebagai ahli, ahli yang berempiris," ucapnya.
Bonatua menyebut dirinya melakukan kerja dan praktik-praktik keterbukaan informasi publik.
"Jadi sebelumnya saya akan mengklarifikasi juga bahwa sebelum saya meneliti, saya harus pelajari dulu penelitian sebelumnya apa. Ternyata saya temukan penelitian terdekat saya adalah penelitian yang dilakukan oleh RRT (Roy, Rismon, Tifa)," ujarnya.
Menurut keterangan Bonatua, penelitian RRT tersebut dijadikannya titik nol untuk meneliti lebih lanjut dan mencari perbedaan-perbedaan informasi dalam ijazah Jokowi.
Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Cs Berencana Hadirkan Bonatua Silalahi
Diberitakan sebelumnya, kuasa hukum Roy Suryo Cs, Refly Harun menyatakan pihaknya akan menghadirkan Bonatua sebagai saksi ahli.
"Kemarin kami melakukan rapat konsolidasi untuk saksi dan ahli, dan Insyaallah Bonatua adalah salah satu ahli yang ingin kita ajukan. Karena dia kan peneliti, peneliti independen yang meneliti mengenai ijazah dan dokumen-dokumen pendidikan Pak Jokowi kan sebenarnya, kurang lebih," kata Refly di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/2/2026), dilansir KompasTV.
Ia pun menyinggung upaya Bonatua dalam mendapatkan salinan ijazah Jokowi tanpa sensor dari KPU RI. Di mana salinan ijazah tersebut didapat yang bersangkutan usai menang dalam proses sengketa di Komisi Informasi Pusat (KIP).
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- bonatua
- bonatua silalahi
- roy suryo
- roy suryo cs
- ijazah jokowi
- ijazah





