Grid.ID - Pendaki hilang di Bukit Mongkrang akhirnya ditemukan. Jasad tergeletak di dekat aliran sungai dalam kondisi utuh.
Pencarian pendaki yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, Kabupaten Karanganyar, akhirnya menemui titik terang. Yasid Ahmad Firdaus (26), warga Gawanan, Kecamatan Colomadu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Berikut kronologi ditemukannya pendaki hilang di Bukit Mongkrang. Jasad tergeletak di dekat aliran sungai dalam kondisi utuh.
Berdasarkan kabar yang beredar di kalangan relawan, jasad Yazid ditemukan di area Bukit Mitis, yakni kawasan yang terletak di sisi barat jalur utama pendakian Bukit Mongkrang.
Lokasi Penemuan
Melansir dari Kompas.com, ditemukannya jasad tersebut mengakhiri teka-teki hilangnya warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, yang sebelumnya mendorong tim SAR melakukan pencarian besar-besaran di lereng Gunung Lawu.
Informasi dari para relawan menyebutkan, laporan awal penemuan berasal dari tim Wanadri Bandung. Titik lokasi berada di jalur Tapak Nogo menuju arah Bukit Mitis.
Setelah menerima informasi itu, BPBD Karanganyar bersama Basarnas langsung melakukan koordinasi untuk proses evakuasi. Medan di sekitar lokasi penemuan dilaporkan cukup terjal dan sulit diakses.
Pendaki yang sebelumnya dinyatakan hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, akhirnya ditemukan pada Selasa (10/2/2026) dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan tersebut terjadi setelah pencarian intensif selama hampir dua minggu sejak operasi SAR digelar.
Kronologi Hilangnya Yazid
Sebelumnya, Yazid dilaporkan hilang pada Minggu (18/1/2026) saat melakukan pendakian bersama tiga rekannya melalui jalur Bukit Mongkrang di kawasan Gunung Lawu.
Rombongan memulai pendakian sekitar pukul 06.30 WIB dan sempat mencapai puncak sebelum beristirahat. Setelah itu, mereka memutuskan untuk turun kembali.
Namun ketika perjalanan turun, rombongan terpisah di sekitar Pos 3. Tiga rekannya berhasil tiba kembali di basecamp dengan selamat, tetapi Yazid tak kunjung tiba hingga sore hari.
Pencarian mandiri yang dilakukan rekan-rekannya tidak membuahkan hasil, sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada petugas basecamp dan kemudian diteruskan ke pihak berwenang.
Operasi SAR
Operasi pencarian dan penyelamatan resmi dimulai pada Senin (19/1/2026), melibatkan tim SAR, relawan, serta warga sekitar. Selama hampir dua pekan, tim gabungan melakukan penyisiran di berbagai titik Bukit Mongkrang.
Meski demikian, kondisi cuaca yang kurang bersahabat serta medan yang berat menjadi tantangan dalam proses pencarian. Sampai hari ke-13, korban belum berhasil ditemukan dan operasi SAR sempat dinyatakan ditutup pada Sabtu (31/1/2026).
Kasus hilangnya Yazid mengundang perhatian banyak pihak, termasuk relawan dan instansi pemerintah yang turut membantu pencarian hingga akhirnya korban ditemukan pada 10 Februari. Saat ini, pihak berwenang masih melakukan proses verifikasi akhir guna memastikan identitas korban secara resmi.
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan bahwa jasad Yasid ditemukan di aliran sungai yang berada di kawasan Bukit Mitis pada Selasa pagi.
Penemuan itu dilakukan oleh tim relawan gabungan yang saat itu melakukan upaya pencarian secara mandiri. Saat ini, proses evakuasi jenazah dari lokasi masih berlangsung.
"Tadi kita temukan bersama relawan, kita temukan di sungai wilayah Mitis. Kita temukan jam sekira 08.00 WIB, ini dievakuasi ke bawah," ungkap Hendro saat dihubungi awak media, dikutip dari TribunSolo.com.
Kondisi Korban Saat Ditemukan
Hendro memastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah Yasid Ahmad Firdaus. Ia menjelaskan, kondisi tubuh korban masih dalam keadaan utuh saat ditemukan di aliran sungai tersebut.
"Betul, Yasid. Alhamdulillah jasadnya masih utuh. Informasinya ada sepatu dan kaos kaki yang mungkin terbawa arus," jelasnya. (*)
Artikel Asli




