Pemulihan Pascabencana Sumatera Dikebut, Tito Soroti Listrik hingga Nasib Pengungsi (Sumber: KompasTV)
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memaparkan langkah percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.
Dalam konferensi pers yang digelar di Kemendagri, Jakarta, Rabu (11/9), ia menegaskan pemulihan tidak hanya soal membangun ulang rumah warga, tetapi juga memastikan roda layanan publik kembali berjalan normal.
Menurut Tito, ada sejumlah sektor mendasar yang harus segera dibereskan agar kehidupan masyarakat bisa pulih sepenuhnya.
“Pembersihan lumpur juga menjadi pekerjaan yang penting. Kemudian perbaikan fasilitas kesehatan menjadi kunci. Proses pendidikan untuk proses belajar-mengajar. Kemudian fasilitas pendidikan keagamaan, madrasah, pondok santren, juga rumah ibadah,” ujarnya mengutip Breaking News KompasTV.
Ia menambahkan, data dampak kerusakan telah tercatat secara rinci. Namun, pekerjaan rumah pemerintah bukan hanya pada aspek fisik bangunan.
Baca Juga: [FULL] Outlook Kredit 19 Perusahaan Turun, Seberapa Besar Dampaknya ke IHSG?
Ekonomi dan Akses Jalan Jadi Prioritas
Tito menekankan sektor ekonomi harus segera dibangkitkan. Aktivitas masyarakat di pasar, kafe, warung, UMKM, kedai, hingga hotel perlu kembali bergerak agar daya beli dan perputaran uang tidak terhenti terlalu lama.
Akses transportasi juga menjadi perhatian serius.
“Sangat penting sekali. Akses terutama jalan darat. Jalan darat ini ada jalan nasional, ada jalan provinsi, kabupaten kota, jalan desa, dan juga ada jembatan-jembatan,” katanya.
Selain itu, indikator pemulihan juga mencakup kebutuhan dasar masyarakat seperti listrik, bahan bakar minyak, gas LPG, jaringan komunikasi, internet, serta ketersediaan air minum dan air bersih.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- tito karnavian
- mendagri
- pemulihan pascabencana sumatera
- bantuan rumah rusak
- pengungsi bencana
- normalisasi sungai





