Jakarta: Hamparan sampah kembali memenuhi Pesisir Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Sampah di Teluk Jakarta ini diduga berasal dari sejumlah aliran kali.
Penampakan sampah-sampah ini terlihat dari gambar udara yang memperlihatkan hamparan sampah di pesisir Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Sampah-sampah yang memenuhi ini didominasi dengan sampah kayu dan plastik yang mengotori pesisir Marunda.
Sampah ini diduga terbawa arus laut saat angin muson barat (angin barat) terjadi. Sehingga, terbawa kembali hingga ke pesisir. Petugas dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu berupaya membersihkan sampah ini dengan cara manual, kapal pengangkut sampah yang sudah disediakan.
"Ini karena masih musim baratan, sejak akhir Desember sampai sekarang ini sampah emang benar-benar lagi banyak. Kayak kemarin itu pagi sudah kita bersihin, siang datang," kata Petugas Sudin LH, Giyanto di lokasi, Rabu, 11 Februari 2026.
Menurutnya, keluhan sampah ini dirasakan oleh nelayan yang juga sudah mengadukan hal ini ke pihak Sudin LH. Sampah tumbuhan eceng gondok dari aliran BKT, akhir-akhir ini kerap memenuhi pesisir laut Marunda. Sebelumnya, sampah plastik juga kerap memenuhi pesisir.
Baca Juga :TNI-Polri dan Pemkab Polman Bersih-Bersih Pantai Lantora
"Memang nelayan juga bilang ke saya bahwa ada eceng yang keluar dari kali BKT, pagi bersih, siang datang banyak, kemarin ini eceng, tapi ada banyak sampah kayu bambu, potong-potongan bambu. Minggu ini eceng yang banyak tapi sebelumnya sampah plastik," kata Giyanto.
Sampah di Marunda. Foto: Metro TV/Yurike
Dalam satu kali pengangkutan sampah, Giyanto menyebut volume sampah bisa mencapai 8 kubik. Petugas pun kesulitan untuk membersihkan sampah yang berada di pesisir Marunda ini karena keterbatasan alat terutama kapal pengangkut sampah yang kurang.




