Transplantasi 5000 Lebih Rambut, Wendi Cagur Beberkan Proses hingga Biaya Per Helainya

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Komedian sekaligus pembawa acara Wendi Cagur baru-baru ini diketahui menjalani prosedur transplantasi rambut. Kabar tersebut langsung menarik perhatian publik karena perubahan penampilannya.

Selama ini Wendi dikenal identik dengan kepala plontos. Penampilan itu sudah melekat cukup lama dalam citranya di dunia hiburan.

Kali ini ia memutuskan menjalani transplantasi rambut sebagai langkah baru dalam hidupnya. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai hal yang ia rasakan selama beberapa tahun terakhir.

Wendi kemudian menjelaskan detail proses yang ia jalani kepada publik. Ia mengungkapkan jumlah rambut yang dipindahkan serta kondisi bagian kepala yang ditanami.

“Ada 5000 helai rambut gua yang dipindah dari dondornya dari belakang ke sini (rambut belakang) terus ditanam dibagian depan yang memang sudah hitungannya kalau hutan mah udah tandus gitu,” ujarnya dikutip dari Insertlive pada Rabu (11/2/2026).

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan semata demi penampilan. Menurutnya, alasan utama justru berkaitan dengan kesehatan kulit kepala.

“Sebenarnya alasannya lebih ke faktor kesehatan, bukan buat gaya-gayaan pengin look sini look situ. Karena faktor kesehatan gua ngerasain selama 5 tahun ini gua kan botak tapi yang orang enggak tau, setiap 3 hari sekali gua harus cukur rambut menggunakan 2 alat cukur,” ungkapnya.

“Yang pertama menghaluskan habis itu benar-benar ngehabisin, nah itu lama-lama kulit kepala berasa iritasi dan berasa sakit serta perih. Belum lagi ditambah Lokasi syuting yang dingin, posisi kepala terbuka,” lanjutnya. Kondisi itu membuatnya mulai memikirkan solusi jangka panjang.

Selain faktor kesehatan, usia juga menjadi pertimbangannya. Ia merasa sudah saatnya mencari cara agar lebih nyaman dalam beraktivitas.

“Lama-lama gua yang udah berumur ngerasa bahwa kayaknya kalau punya rambut enak kali ya, nyaman kali ya, gua kan juga enggak mau terus-terusan kemana-mana selalu pakai topi,” ujarnya. Keinginan itu akhirnya mendorongnya mengambil keputusan menjalani transplantasi.

Setelah menjalani tindakan medis tersebut, pria berusia 46 tahun ini harus mengikuti berbagai aturan ketat selama masa pemulihan. Ia menyebut pantangan pasca transplantasi justru terasa lebih menantang dibanding proses tindakan.

 

“Banyak pantangannya banget ini, sebenernya to be honest transplan nya enggak begitu nyisak tapi pantangannya nyiksa banget. Pantangannya kayak kafein enggak boleh, terus gua enggak boleh pakai penutup kepala selama 1 bulan untuk sementara waktu supaya lihat pertumbuhannya bagus atau enggak,” jelasnya.

Kondisi tersebut cukup menantang karena pekerjaannya sering menuntut penggunaan penutup kepala. Namun ia memilih tetap mengikuti aturan demi hasil terbaik.

”Sementara kan secara pekerjaan gua kadang-kadang butuh wig, pakai apa segala macam gitu tapi yaudah lah mau enggak mau gua harus jalanin, gua harus terima juga. Terus sekarang udah jatuh hari ketiga, besok baru boleh keramas,“ katanya.

“Jadi selama 3 hari kemarin nih gua sama sekali enggak boleh menyentuh pakai air, karena masih luka kan. Itu aja udah ribet banget, terus baju enggak boleh pakai kaos dan harus pakai kemeja sementara gua jarang ada kemeja di rumah. Jadi sekarang tiba-tiba minta sama istri cariin kemeja buat tidur lah, buat pergi kerja lah,“ lanjutnya.

Selain proses dan pantangan, Wendi juga mengungkap biaya yang harus dikeluarkan untuk prosedur tersebut. Ia menyebut jumlahnya cukup besar karena perhitungan dilakukan per helai rambut.

“Untuk transplan, satu rambut itu kisarannya kalau enggak salah sekitar 30 Ribu ya satu helai rambut, sementara gua ada 5096 yang di transplan. Belum PRV-nya, belum obat-obatannya yang harus gua konsul selama 1 atau 2 tahun gitu untuk menjaga kualitas rambut sama akarnya itu bagus,” tutupnya.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LRT Jabodebek Imbau Penumpang Hindari Jam Sibuk demi Perjalanan Lebih Nyaman
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Menkes Minta Warga Laporkan RS yang Tolak Pasien BPJS PBI Berpenyakit Kronis
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
PKS Terima Penghargaan IIPP, Kholid: Pengakuan Kerja Kolektif Kader
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Stadion Teladan Jadi Kunci, Sumatera Utara Dekati Status Tuan Rumah Piala AFF U-17 dan U-19
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Xiaomi 18 Pro Siap Curi Perhatian dengan Desain Belakang Unik, Bukan Sekadar Gimmick!
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.