Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi kepadatan penumpang TransJabodetabek D41 rute Sawangan-Lebak Bulus, yang menyebabkan antrean mengular.
Pramono sempat berkelakar soal ekspansi rute TransJabodetabek yang kini menjangkau berbagai wilayah penyangga Jakarta.
“Bercandanya adalah karena memang TransJabodetabek ini kan kita buka ke mana-mana. Dari Blok M ke Alam Sutera, ke PIK, ke Bogor, kemudian ke Ancol, ke Soetta. Ada juga yang minta sampai ke Singapura gitu ya,” seloroh Pram di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/2).
Dari Depok, penumpang TransJabodetabek biasanya menunggu bus di beberapa titik, antara lain di Terminal Sawangan, halte di Simpang Parung Bingung, dan Halte di Jalan Dana Sawangan.
Pram menegaskan, persoalan antrean penumpang TransJabodetabek Depok berkaitan dengan kewenangan wilayah. Menurutnya, Depok bukan bagian dari Provinsi DKI Jakarta sehingga pembangunan infrastruktur halte tidak seharusnya seluruhnya dibebankan kepada Pemprov DKI.
“Tapi intinya begini lah. Yang di Depok itu karena Depok kan bukan Provinsi DKI Jakarta, harusnya haltenya ya jangan kemudian semuanya Jakarta yang menyiapkan,” kata Pramono.
Pramono berharap fasilitas pendukung seperti halte di wilayah Depok dapat dibangun oleh pemerintah daerah setempat.
“Saya ikut berharap dan mendoakan mudah-mudahan untuk yang seperti itu, termasuk haltenya tentunya dibangun oleh pemerintah daerah setempat,” pungkasnya





