Wendi Cagur Beberkan Pengalaman Transplantasi Rambut

eranasional.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Wendi Cagur, sosok komedian yang dikenal dengan gaya humor khas dan penampilan plontosnya, baru-baru ini membuat publik terkejut. Ia memutuskan menjalani transplantasi rambut, sebuah langkah yang jarang dilakukan oleh figur publik di dunia hiburan Indonesia. Selama bertahun-tahun, kepala plontos sudah menjadi ciri khas Wendi, namun kali ini ia memilih perubahan besar demi kenyamanan dan kesehatan.

Dalam keterangannya, Wendi menjelaskan bahwa sebanyak 5.096 helai rambut dipindahkan dari bagian belakang kepala ke bagian depan yang sudah lama mengalami kebotakan.

“Ada 5000 helai rambut gua yang dipindah dari belakang terus ditanam di bagian depan yang memang sudah tandus,” ujarnya.

Proses ini dilakukan dengan teknik medis modern yang membutuhkan ketelitian tinggi agar hasilnya terlihat alami.

Keputusan Wendi menjalani transplantasi rambut bukan semata-mata untuk gaya atau penampilan. Ia menegaskan bahwa alasan utama adalah kesehatan kulit kepala. Selama lima tahun terakhir, Wendi harus mencukur rambut setiap tiga hari sekali menggunakan dua alat cukur berbeda. Rutinitas itu membuat kulit kepalanya sering iritasi, perih, bahkan sakit.

“Sebenarnya alasannya lebih ke faktor kesehatan, bukan buat gaya-gayaan. Karena faktor kesehatan gua ngerasain selama 5 tahun ini gua kan botak tapi yang orang enggak tau, setiap 3 hari sekali gua harus cukur rambut,” jelasnya.

Selain faktor kesehatan, usia juga menjadi pertimbangan. Di usianya yang kini 46 tahun, Wendi merasa sudah saatnya mencari solusi jangka panjang agar lebih nyaman beraktivitas. Ia mengaku lelah harus selalu mengenakan topi atau penutup kepala setiap kali tampil di depan publik.

“Lama-lama gua yang udah berumur ngerasa bahwa kayaknya kalau punya rambut enak kali ya, nyaman kali ya,” katanya.

Namun, perjalanan transplantasi rambut tidak berhenti pada proses medis saja. Wendi harus menjalani masa pemulihan dengan berbagai pantangan ketat. Ia mengaku pantangan pasca transplantasi justru lebih berat dibanding proses tindakan.

“Pantangannya nyiksa banget. Kayak kafein enggak boleh, terus gua enggak boleh pakai penutup kepala selama 1 bulan supaya lihat pertumbuhannya bagus atau enggak,” ungkapnya.

Kondisi ini cukup menantang karena pekerjaannya sering menuntut penggunaan wig atau penutup kepala.

Selama tiga hari pertama setelah tindakan, Wendi bahkan tidak boleh keramas atau menyentuh kepala dengan air karena masih ada luka. Ia juga harus mengganti kebiasaan berpakaian, tidak boleh memakai kaos yang harus ditarik melewati kepala, melainkan harus mengenakan kemeja.

“Itu aja udah ribet banget, terus baju enggak boleh pakai kaos dan harus pakai kemeja sementara gua jarang ada kemeja di rumah. Jadi sekarang tiba-tiba minta sama istri cariin kemeja buat tidur lah, buat pergi kerja lah,” ceritanya.

Selain proses dan pantangan, Wendi juga mengungkap biaya yang harus dikeluarkan. Ia menyebut bahwa biaya transplantasi rambut dihitung per helai, dengan kisaran sekitar Rp30 ribu per helai. Dengan jumlah rambut yang ditransplantasi mencapai 5.096 helai, total biaya yang harus ia keluarkan mencapai ratusan juta rupiah.

“Untuk transplan, satu rambut itu kisarannya kalau enggak salah sekitar 30 ribu ya satu helai rambut, sementara gua ada 5096 yang di transplan. Belum PRV-nya, belum obat-obatannya yang harus gua konsul selama 1 atau 2 tahun,” tuturnya.

Pengalaman Wendi ini membuka mata publik tentang prosedur transplantasi rambut yang selama ini jarang dibicarakan. Banyak orang menganggap kebotakan hanya masalah penampilan, padahal bisa berdampak pada kesehatan kulit kepala.

Transplantasi rambut menjadi salah satu solusi medis yang semakin populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Prosedur ini tidak hanya mengembalikan penampilan, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pasien dalam jangka


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
H-8 Ramadhan 2026: Lupa Jumlah Utang Puasa Bertahun-tahun yang Lalu, Bagaimana Solusinya?
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Pasangan Prancis Pimpin Rhythm Dance Olimpiade Milan-Cortina 2026, AS dan Kanada Tempel Ketat
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Dua Bandit Bercelurit Harus Mendekam dalam Jeruji Besi Usai Jambret Kalung Emas di Tambora
• 14 jam lalusuara.com
thumb
Semeru Erupsi Lima Kali Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Hingga 1 Kilometer
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Bursa Cabut Suspensi 4 Saham, Ada yang Masuk Papan FCA
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.