GenPI.co - Persik Kediri terpaksa menjadi tim musafir saat menjamu PSIM Yogyakarta bukan di Stadion Brawijaya Kota Kediri, melainkan Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Jumat (13/2).
Ketua Panpel Persik Kediri Tri Widodo mengatakan keputusan ini diambil karena izin kepolisian tak turun.
Dalam kasus ini, Polres Kediri Kota menolak memberi izin laga digelar di Stadion Brawijaya Kediri.
“Polres Kediri Kota tak memberi izin pertandingan digelar di Stadion Brawijaya karena sejarah kurang baik,” kata Tri Widodo, dikutip Rabu (11/2).
Tak hanya kehilangan kandang, Persik Kediri juga harus bermain tanpa dukungan suporter.
Laga melawan PSIM Yogyakarta dipastikan berlangsung tanpa penonton, baik dari tuan rumah maupun tim tamu.
“Jadi, pertandingan digelar tanpa adanya penonton. Baik itu penonton tuan rumah maupun tim tamu,” tegas Widodo.
Keputusan ini tentu menjadi pukulan ganda bagi Persik.
Selain harus menempuh perjalanan ke luar kota, tim juga kehilangan energi tambahan dari tribun stadion.
Ini bukan kali pertama Persik Kediri terusir dari kandang sendiri di Stadion Brawijaya.
Sepanjang Super League 2025/2026, tim asal Kota Kediri itu sudah 2 kali menjadikan Gresik sebagai rumah sementara.
Sebelumnya di Gresik, Persik Kediri kalah 1-2 dari Madura United lalu bermain imbang 1-1 kontra Persebaya Surabaya.(*)
Video viral hari ini:





