JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pihak yang tidak suka dengan dirinya untuk bertarung di 2029.
Hal itu disampaikan Prabowo di mimbar pidato Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah atau Rakornas 2026 di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).
Politisi Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam menilai pernyataan tersebut bukan sekadar pesan untuk koalisi, melainkan refleksi atas situasi geopolitik dan makropolitik nasional yang penuh ketidakpastian.
Menurut Umam, stabilitas politik merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi. Dalam situasi global yang tidak menentu, stabilitas menjadi prasyarat pembangunan yang efektif.
Juru Bicara PSI, Dedek Prayudi menyebut partainya tetap fokus menyukseskan pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029. Soal aspirasi dua periode, PSI mengakui itu merupakan aspirasi awal, namun belum menjadi prioritas politik saat ini.
PSI juga menekankan bahwa keputusan soal pasangan calon pada 2029 akan ditentukan melalui mekanisme koalisi dan kecocokan politik, bukan sekadar kesepakatan personal.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga menegaskan partainya memprioritaskan kerja pemerintahan dan persiapan pemenangan Pemilu 2029. Soal calon wakil presiden, PAN menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo sebagai pemegang otoritas.
PKB melalui Syaiful Huda juga menekankan komitmen totalitas dalam koalisi. Dukungan terhadap dua periode Prabowo disebut sebagai upaya menjaga efektivitas dan produktivitas pemerintahan, termasuk komitmen perubahan sistem ekonomi yang lebih berorientasi pada konstitusi.
https://youtu.be/nB5WcxkAG1I
#prabowo #gibran #parpol
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi Anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah Lebih Dekat, Satu Langkah Makin Terpercaya!
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- prabowo
- gibran
- pilpres
- demokrat
- psi





