Museum Dirgantara Mandala Bakal Kedatangan Pesawat Kepresidenan Soeharto

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

SLEMAN, KOMPAS.com - Pesawat Fokker F-28 dijadwalkan menjadi koleksi terbaru Museum Dirgantara Mandala, Yogyakarta.

Pesawat kepresidenan pada era Presiden ke-2 RI Soeharto itu akan menambah daftar koleksi yang kini berjumlah 61 unit.

“Mungkin untuk pesawat yang bersejarah ini, untuk yang depan kami tunggu, itu adalah Fokker F-28,” kata Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Kolonel Kal Christian Tri Aryono, kepada wartawan, Kamis (11/2/2026).

Baca juga: DJKN Kemenkeu Lelang Pesawat Fokker F28 Seharga Rp 213 Juta, Mau?

Penempatan pesawat di Museum Dirgantara Mandala yang berada di kawasan Pangkalan Udara Adisutjipto, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta, ditargetkan rampung dalam enam bulan ke depan.

“Sesuai perintah dari KSAU bahwa pesawat itu akan kami tempatkan di depan, dan itu untuk edukasi bahwa pesawat VVIP yang kita punya itu seperti apa,” jelas dia.

Dengan kehadiran pesawat andalan era Soeharto ini, Fokker F-28 tidak hanya akan menjadi pajangan.

Menurut rencana, pengunjung dapat melihat langsung hingga masuk ke dalam kabin pesawat.

“Jadi nanti para pengunjung itu bisa masuk langsung, melihat langsung pesawat VVIP yang kita punya,” tutur dia.

Baca juga: Bergantinya Warna Pesawat Kepresidenan Era SBY, Jokowi, dan Prabowo

Dulu digunakan Soeharto

Dilansir dari Kontan, pada medio 1970-an, Presiden Soeharto menggunakan Pesawat Fokker F-28 untuk kunjungan domestik.

Pesawat jet buatan Belanda itu telah dirancang dengan interior eksekutif, dari 70 tempat duduk untuk komersial hanya diisi separuhnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Fokker-28 kepresidenan ini dioperasikan oleh Pelita Air Service (PAS). Untuk kunjungan internasional, Presiden Soeharto memilih pesawat besar DC-10 Garuda Indonesia.

Hingga akhir 1980-an, pilihan itu tak berubah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga emas UBS Kamis ini Rp3,002 juta/gr, Galeri24 Rp2,987 juta/gr
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Deret Fakta BPJS Kesehatan PBI Dinonaktifkan, DPR Soroti Solusi Jangka Pendek-Panjang | KOMPAS SIANG
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Profesor Sebagai Teladan Publik
• 15 jam laludetik.com
thumb
Lowongan Dinas Perumahan Pemprov DKI Jakarta 2026: 5 Formasi Dibuka, Pendaftaran hingga 13 Februari
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
5 Hasil Audiensi Guru Madrasah dengan DPR: 630 Ribu Kuota P3K hingga TPG Cair Bulanan
• 1 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.