Liputan6.com, Jakarta - Siang di Shenzhen, China, biasanya identik dengan ritme cepat dan udara hangat khas kota pesisir selatan. Namun hari itu berbeda. Langit tampak pucat dengan awan tipis menggantung rendah, dan suhu berada di kisaran 16 derajat Celsius—cukup sejuk hingga jaket tipis terasa pas.
Di tengah cuaca yang lembut itu, Happy Harbor menghadirkan suasana yang terasa lapang dan tenang. Terletak di kawasan Bao’an District, area ini menjadi ruang terbuka modern yang menghadap Teluk Qianhai—tempat laut dan kota saling berhadapan tanpa sekat.
Advertisement
Jurnalis Liputan6.com, Nanda Perdana Putra berkesempatan menikmati pemandangan sekaligus merasakan momen ketenangan di sana, di tengah hiruk pikuk Kota Shenzhen.
Dari kejauhan, Bay Glory Ferris Wheel langsung mencuri perhatian. Roda raksasa setinggi sekitar 128 meter itu berdiri bersih dan simetris, tampak seperti cincin putih raksasa yang menggantung di langit kelabu terang.
Di siang hari yang sejuk, cahaya tidak terlalu tajam. Bay Glory terlihat jelas tanpa silau, garis-garis desainnya tegas dan modern. Kapsul-kapsul kaca bergerak perlahan, membawa pengunjung menikmati panorama laut dan cakrawala kota dari ketinggian.
Berbeda dengan suasana malam yang dramatis, siang hari justru menghadirkan kesan lebih jujur—arsitektur tampil apa adanya, tanpa bantuan cahaya buatan.




