Pemeriksaan Sulit Ditembus di Balik Gudang Kimia Tangsel Terbakar dan Sungai Tercemar

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kebakaran gudang pestisida di Pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan, meninggalkan jejak yang tak hanya berupa bangunan hangus.

Peristiwa yang terjadi sejak dini hari itu merembet ke aliran sungai, memunculkan kekhawatiran warga, sekaligus membuka persoalan lama soal sulitnya pengawasan pergudangan.

Di saat api perlahan padam, pertanyaan tentang keselamatan bangunan justru semakin menguat.

Akses pemeriksaan terhambat

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengakui upaya memeriksa gudang di wilayahnya tidak selalu berjalan mudah.

Baca juga: Hendak Cek Kelaikan Gudang, Pemkot Tangsel Tak Dikasih Akses Masuk

Pemerintah daerah kerap kesulitan memperoleh akses, baik untuk memeriksa dokumen maupun kondisi fisik bangunan.

"Jujur memang untuk masuk ke pergudangan ini mengalami kesulitan. Mereka tidak dikasih akses,” ujar Benyamin Davnie saat dikonfirmasi, Rabu (11/2/2026).

Padahal, pemeriksaan tersebut merupakan kewajiban yang harus dipatuhi pengelola bangunan, termasuk terkait sertifikat laik fungsi.

"Sebetulnya ada kewajiban pemeriksaan sertifikat layak fungsi dari gedung-gedung perkantoran se-kota Tangsel karena kan sudah ada Perdanya," kata dia.

Karena itu, pemerintah kota berencana melakukan operasi gabungan bersama Polres Tangerang Selatan, Kejaksaan Negeri, dan TNI untuk memastikan kepatuhan pengelola gudang.

“Makanya nanti dengan Polres, kejaksaan negeri, dan TNI, ini kita akan melakukan operasi bersama untuk melakukan sertifikat laik fungsinya,” kata Benyamin.

Baca juga: 5 Saksi Kebakaran Gudang Pestisida di Tangsel Diperiksa

Pemeriksaan nantinya mencakup berbagai aspek keselamatan, mulai dari instalasi listrik, sistem pendingin ruangan, alat pemadam api ringan, hingga jaringan penunjang lain.

“Nanti yang diperiksa itu dari AC-nya, APAR-nya, dan segala macam, termasuk juga jaringan listriknya, itu akan diperiksa. Seharusnya setahun itu dua kali dilakukan pemeriksaan,” ucap dia.

Api dini hari dan ancaman bahan kimia

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 04.30 WIB di gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama.

Asap pertama kali terlihat petugas keamanan sebelum dilaporkan ke pemadam kebakaran.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Kita terima laporan jam 04.30 WIB, kemudian langsung dilakukan pemadaman,” kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Tangsel, Omay Komarudin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Beredar CCTV Inara Rusli dan Insanul Fahmi Kejar-kejaran ke Kamar Pakai Daster, Pengacara Curigai Hal ini
• 23 jam lalugrid.id
thumb
APEC Memproyeksikan Ekonomi Asia-Pasifik Tumbuh 3,2 Persen pada 2025, Didukung Konsumsi dan Investasi AI Meski Hambatan Dagan
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Dokter Tifa Klaim Penelitiannya Soal Ijazah Jokowi Sahih
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
IPI kecam aksi penembakan terhadap pilot Smart Air di Papua
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Menteri Ekraf Tegaskan Cek Kesehatan Gratis Fondasi SDM Sehat dan Produktif
• 23 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.