Qodari: MTN Seni Budaya Kunci Indonesia Emas 2045

tvrinews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, Jakarta

Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, menilai program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya sebagai investasi strategis untuk pengembangan talenta seni budaya Indonesia. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri acara “MTN Wave – Gelombang Talenta Seni Budaya Indonesia” di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Rabu (11/2/2026).

Qodari menegaskan, MTN bukan sekadar program seremonial, tetapi menjadi jembatan nyata bagi visi besar Presiden dalam memastikan talenta Indonesia berkembang secara berkelanjutan.

“MTN Seni Budaya adalah bukti nyata negara hadir untuk membangun ekosistem, bukan sekadar memberi ruang. Program ini harus menjadi fondasi bagi generasi emas Indonesia,” ujar Qodari.

Ia menambahkan, pengembangan talenta seni dan budaya bukan beban anggaran, tetapi investasi jangka panjang yang mampu memperkuat identitas bangsa, harmoni sosial, dan membuka peluang kerja melalui ekosistem kreatif.

Sejak direvitalisasi pada pertengahan 2025, MTN Seni Budaya telah menjangkau lebih dari 36.990 peserta, melibatkan 200 mitra, dan mengantarkan 116 talenta tampil di panggung internasional di 19 negara. Program ini fokus pada lima bidang utama: seni rupa, seni pertunjukan, musik, film, dan sastra.

Qodari menambahkan program ini membuktikan bahwa kebudayaan bukan sekadar simbol, tetapi investasi nyata. Jika kita rawat talenta secara konsisten, Indonesia akan memiliki generasi yang mampu bersaing di kancah global.

Dalam kesempatan yang sama, Qodari memberikan ucapan selamat kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon, yang menerima gelar Profesor Kehormatan di bidang kebudayaan dari Universitas Nasional. Ia menyampaikan ucapan tersebut melalui pantun:

“Selamat Bapak Fadli Zon atas anugerah Profesor Kehormatan. Merah Putih berkibar, budaya berjaya.”

Qodari menekankan, momentum MTN Wave harus menjadi energi baru bagi perawatan talenta secara konsisten.

“Masa depan Indonesia tidak dibangun dalam satu malam, tetapi dari talenta-talenta yang dirawat setiap hari. Kita perlu memastikan program ini sampai ke akar, agar dampaknya nyata,” ujar Qodari.

Acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto, Deputi dari Kemenko PMK Warsito, Deputi Bappenas Pungkas Bahjuri Ali, serta pimpinan Kementerian Kebudayaan dan lembaga terkait.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fitur Privacy Display di Samsung Galaxy S26: Inovasi Besar atau Sekadar Gimik Pengganti Aksesori?
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sidang Praperadilan Kasus Pembunuhan Anak di Cilegon, Polisi dan Tersangka Adu Bukti
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Bek AC Milan Berharap Tembus Skuad Belgia di Piala Dunia 2026
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Penembakan Pesawat Smart Air Picu Ketakutan, Puluhan Warga Tinggalkan Rumah
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Banjir Kiriman Diprediksi Tiba Tengah Malam, Warga Teluk Pucung Mulai Mengungsi
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.