Modus Lakban di Kaki Terbongkar, Lapas Kelas l Madiun Amankan 4 HP dan Charger

realita.co
7 jam lalu
Cover Berita

MADIUN (Realita) - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang berupa empat unit telepon genggam dan empat buah charger. 

Barang tersebut berusaha diselundupkan oleh dua orang pengunjung dengan modus disembunyikan di bagian kaki menggunakan lakban dan ditutupi celana panjang, Kamis (12/02/2025). 

Baca juga: Pengunjung Selundupkan HP ke Dalam Lapas Kelas IIA Tangerang, Eh...Ketahuan!

Upaya penyelundupan tersebut terungkap saat petugas melaksanakan pemeriksaan badan secara rutin terhadap seluruh pengunjung yang akan memasuki area Lapas. Pemeriksaan dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Ketelitian dan kewaspadaan petugas membuahkan hasil ketika ditemukan kejanggalan pada bagian kaki salah satu pengunjung. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan secara menyeluruh, petugas berhasil mengamankan empat unit telepon genggam beserta charger yang ditempelkan pada kaki menggunakan lakban agar tidak terdeteksi.

Kepala Lapas Kelas I Madiun, Andi Wijaya Rivai, menyampaikan apresiasi atas profesionalitas dan kesigapan petugas dalam menjalankan tugasnya.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kewaspadaan dan kedisiplinan petugas dalam menjalankan prosedur pemeriksaan menjadi kunci utama dalam mencegah masuknya barang terlarang. Kami berkomitmen untuk terus menjaga Lapas Kelas I Madiun tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Andri Setiawan, menegaskan bahwa pengawasan dan pemeriksaan akan terus diperkuat secara konsisten guna menutup setiap celah penyelundupan.

“Pemeriksaan badan maupun barang bawaan pengunjung dilakukan secara rutin dan menyeluruh. Ini merupakan bagian dari deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan serta memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap tertib dan terkendali,” ujarnya.

Pihak Lapas Kelas I Madiun juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengunjung agar mematuhi peraturan yang berlaku selama proses kunjungan serta tidak mencoba membawa atau menyelundupkan barang-barang terlarang ke dalam Lapas. 

Penguatan pengawasan dan peningkatan profesionalitas petugas akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.yw

 

 

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sejumlah Warga Pati Datangi KPK, Gelar Syukuran Atas Penahanan Bupati Nonaktif Sudewo
• 35 menit laluliputan6.com
thumb
Kemenhaj Siapkan Skema Keberangkatan Jemaah Umrah via Asrama Haji
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Persib Babak Belur di Thailand pada ACL 2: Saat Rekam Jejak Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares Bersama PSM Masih Lebih Bersinar di Asia
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Dua Casing Panorama Gamemax Baru, Nex C51 dan Nex C31
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Pemprov DKI Gandeng Petani Daerah Guna Penuhi Pasokan Beras Jakarta Jelang Ramadan
• 12 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.