Mentan Sebut Produksi Cabai di Jawa Barat Surplus, Pasokan Aman hingga Idulfitri 2026

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Produksi cabai di wilayah ini tercatat jauh melampaui kebutuhan konsumsi, sehingga berpotensi menopang pasokan antarwilayah.

Mentan Sebut Produksi Cabai di Jawa Barat Surplus, Pasokan Aman hingga Idulfitri 2026 (FOTO:Dok Kementan)

IDXChannel - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Produksi cabai di wilayah ini tercatat jauh melampaui kebutuhan konsumsi, sehingga berpotensi menopang pasokan antarwilayah.

Baca Juga:
Kemenkeu Minta Bunga UMi Harus Lebih Murah dari Bank

Berdasarkan neraca cabai Jawa Barat, cabai rawit (CR) pada Februari 2026 diproduksi sebesar 34.463 ton, sementara kebutuhan hanya 16.578 ton, sehingga terdapat surplus 17.885 ton. Surplus semakin besar pada Maret 2026 dengan produksi mencapai 78.963 ton, kebutuhan 23.946 ton, dan neraca positif 55.018 ton.

Sementara itu untuk cabai besar/cabai merah (CB), produksi Februari tercatat 32.398 ton dengan kebutuhan 23.858 ton, menghasilkan surplus 8.540 ton. Pada Maret, produksi meningkat menjadi 38.703 ton, kebutuhan 27.740 ton, dan neraca surplus 10.962 ton. 

Baca Juga:
Penerbangan Menuju Bandara Korowai Ditutup Imbas Penembakan Pesawat Smart Air

Kondisi ini menunjukkan pasokan cabai Jawa Barat relatif aman menghadapi lonjakan permintaan selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah terus mengawal pasokan dan distribusi cabai agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kementerian Pertanian terus melakukan langkah-langkah strategis untuk memastikan ketersediaan aneka cabai menjelang Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Penguatan produksi di daerah sentra, pengendalian distribusi, serta koordinasi lintas sektor terus kami lakukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal,” kata Mentan Kamis (12/2/2026).

Sebagai salah satu sentra utama cabai nasional, Jawa Barat ditopang oleh luas panen di sejumlah daerah penghasil. Hasil pemantauan lapangan menunjukkan luas panen cabai di Kabupaten Bandung mencapai 400 hektare, Kabupaten Garut 485 hektare, dan Kabupaten Sumedang 250 hektare. 

Luas panen tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga kesinambungan pasokan selama Ramadhan hingga Idulfitri.

Para champion cabai di daerah sentra menyatakan kesiapan petani menjaga kontinuitas produksi melalui pola tanam berjenjang dan pendampingan teknis berkelanjutan.

Champion Cabai Kabupaten Bandung, Juhara, menyampaikan bahwa pertanaman cabai saat ini berada pada fase produktif dengan panen yang berlangsung terus-menerus.

“Petani cabai di Kabupaten Bandung telah menerapkan pola tanam berjenjang sehingga panen dapat berlangsung secara terus-menerus. Dengan kondisi pertanaman yang ada saat ini, kami optimistis pasokan cabai aman hingga Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Juhara.

Sementara itu, Champion Cabai Kabupaten Garut, Kang Sumarna, menegaskan kesiapan petani meski tantangan iklim masih dihadapi.

“Kabupaten Garut saat ini memasuki periode panen dengan produktivitas yang baik. Petani siap menjaga kualitas dan kontinuitas produksi untuk mendukung pasokan cabai Jawa Barat dan wilayah sekitarnya selama Ramadan dan Idulfitri,” ujar Sumarna.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian, Muh. Agung Sunusi, menyatakan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap produksi dan distribusi cabai di sentra utama.

“Berdasarkan hasil pemantauan Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, ketersediaan aneka cabai di Jawa Barat berada dalam kondisi aman. Dengan dukungan luas panen yang memadai, peran aktif champion cabai, serta sinergi pemerintah pusat dan daerah, kami optimistis kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Agung Sunusi.

Kementerian Pertanian mengimbau pemerintah daerah, pelaku usaha, dan petani untuk terus menjaga konsistensi produksi serta kelancaran distribusi, agar stabilitas pasokan dan harga aneka cabai tetap terjaga selama periode HBKN.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Demonstran Geruduk Kantor Anak Group Japfa, Tuding Ada Praktik Monopoli Pasar
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Retret Kokam Nasional 2026, Kapolri Sebut Muhammadiyah Sahabat Sejati Polri
• 4 jam laludetik.com
thumb
Debut Castel dan Kurzawa di Persib Berujung Petaka, Bojan Hodak Angkat Bicara
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Prediksi Liga Inggris Brentford vs Arsenal Dini Hari Nanti: Misi Wajib Menang The Gunners!
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Mengelola Perdagangan Pertahanan Indonesia dengan India dan Pakistan
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.