Gubernur Lampung: 8.500 siswa tertarik bekerja di Jepang

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan sebanyak 8.500 siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di daerahnya tertarik bekerja serta belajar di Jepang.

"Saat ini tercatat sekitar 8.500 siswa SMA atau SMK di Provinsi Lampung memiliki minat untuk bekerja serta belajar di Jepang, sehingga ini terus disosialisasikan mengenai program penyiapan tenaga kerja muda di Lampung," ujar Rahmat Mirzani Djausal dalam keterangannya di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung pun menargetkan pengiriman generasi muda terbaik, khususnya lulusan SMA dan SMK melalui program yang terstruktur.

"Jepang saat ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia, sehingga harus dimanfaatkan dengan baik," katanya.

Baca juga: Wagub Emil dorong penguatan hubungan ekonomi Jepang dan Jawa Timur

Menurut dia, setiap tahun terdapat sekitar 800 ribu lapangan pekerjaan terbuka di Jepang dari berbagai bidang, yang dapat menyerap tenaga kerja salah satunya di Provinsi Lampung.

"Pengalaman bekerja di luar negeri ini, nantinya menjadi investasi jangka panjang untuk membangun daerah. Dan yang kami kirim adalah generasi terbaik, orang-orang terbaik dengan semangat terbaik dari Lampung. Para siswa yang berangkat ke Jepang diharapkan bisa menyadari bahwa tidak hanya mewakili diri dan keluarga, tetapi juga Provinsi Lampung dan Indonesia," ucap dia.

Dia pun memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mengawasi dan mendampingi perkembangan para siswa yang bekerja di Jepang, agar mereka dapat bekerja dengan baik dan kembali ke tanah air dengan selamat.

Baca juga: Kemitraan Jepang-Indonesia meluas ke sektor ketenagakerjaan

"Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Jepang, dan KP2MI (Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia), program penyiapan tenaga kerja muda Lampung diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja Jepang sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung juga menegaskan komitmennya menjadikan program tersebut sebagai langkah strategis membangun generasi emas yang tidak hanya berdaya saing global, tetapi juga kembali untuk membangun Lampung dan Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terpopuler: Arda Guler Dibully, Bobotoh Salahkan Bojan Hodak hingga Andrew Jung Ngamuk
• 49 menit laluviva.co.id
thumb
Berdekatan dengan Ramadan, Perayaan Imlek Dibuat Sederhana
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Ada Gangguan Rel di Cilebut-Bogor, KRL Lakukan Rekayasa Pola Operasi
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Merasa Difitnah, Pesulap Merah Berikan Pahala ke Istri Pertama
• 18 jam lalugenpi.co
thumb
Dokter Tifa Klaim Penelitiannya Soal Ijazah Jokowi Sahih
• 13 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.