Mendagri Tito Karnavian Dorong Jajaran Kemendagri Kawal Transformasi dan Kebijakan Presiden

liputan6.com
1 hari lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya dukungan penuh seluruh jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap transformasi serta arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan pemerintahan. Ia juga meminta setiap program pemerintah daerah (Pemda) dipastikan selaras dengan arah kebijakan Presiden.

Mendagri menekankan pentingnya memahami pemikiran strategis Presiden, khususnya dalam menghadapi dinamika geopolitik global dan perubahan paradigma pembangunan. Ia menyebut salah satu kata kunci yang perlu dicatat oleh seluruh jajaran Kemendagri adalah transformasi, bahkan revolusi dalam cara berpikir dan bekerja. Terlebih, aparatur sipil negara (ASN) yang unggul dalam mengelola administrasi pemerintahan merupakan salah satu syarat tata kelola negara yang baik.

Advertisement

“Artinya perubahan yang sangat mendasar, yang akan bergerak cepat, revolutif,” ujar Mendagri saat acara Pelantikan Wakil Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dan Pejabat Administrator di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik 15 pejabat pimpinan tinggi pratama dan 34 pejabat administrator di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurutnya, dalam konteks global yang semakin kompetitif dan tidak menentu, Indonesia harus memperkuat ketahanan nasional dan kemandirian di berbagai sektor. Konsep ini tidak hanya menyangkut pertahanan, tetapi juga pangan, energi, dan ekonomi. Karena itu, Presiden Prabowo banyak melahirkan program yang mengarah pada ketahanan tersebut.

Ia menegaskan, Kemendagri memiliki peran strategis dalam mengawal daerah agar sejalan dengan arah kebijakan tersebut. Karena itu, seluruh jajaran Kemendagri harus memahami paradigma besar yang sedang dibangun pemerintah, termasuk penguatan ekonomi sosial kerakyatan yang berpihak kepada masyarakat luas.

“Semuanya harus paham, kalau tidak akan terjebak dalam pemikiran sektoral,” tegasnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik 15 pejabat pimpinan tinggi pratama dan 34 pejabat administrator di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Mendagri menjelaskan, perubahan arah kebijakan menuju ekonomi sosial kerakyatan menuntut peran aktif pemerintah dalam memastikan kesejahteraan masyarakat. Intervensi negara dinilai penting untuk memperkuat kelompok masyarakat dengan daya beli rendah.

“Semua kebijakan beliau (Presiden) berorientasi kepada ciri khas sosialisme kerakyatan adalah adanya intervensi pemerintah, campur tangan pemerintah dalam ekonomi, dalam pasar,” jelasnya.

Dalam konteks tersebut, Kemendagri harus memastikan kebijakan di daerah selaras dengan program-program pro rakyat yang dicanangkan Presiden. Ia menegaskan bahwa seluruh kepala daerah, wakil kepala daerah, hingga DPRD perlu memahami arah perubahan tersebut agar program pembangunan benar-benar berpihak kepada rakyat.

“Semuanya harus mengarah kepada satu titik itu, itu ekonomi sosial kerakyatan dan tadi dalam konteks internasional kita harus mengedepankan konsep self-reliance mampu berdiri di atas kaki sendiri, mandiri,” tandasnya.

 

(*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Akses Jalan Terendam Banjir, Siswa di Makassar Gunakan Sampan untuk Berangkat Sekolah
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pangkomar Bubarkan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan, Sebut Bagian Transformasi Organisasi
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Lola Amaria Tampil Memukau di Film Pertunjukan MTN Wave
• 46 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Imlek 2026 di The Park Pejaten: Atraksi Budaya Spektakuler dan Hujan Voucher Belanja
• 13 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Danantara Konsolidasikan Galangan Kapal di Bawah PT PAL, Dukung Program Kampung Nelayan
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.