jpnn.com, JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia merampungkan proyek pembangunan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahap II yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur.
Proyek yang dilaksanakan untuk Kementerian Agama itu didukung pendanaan dari Saudi Fund for Development (SFD) dan menerapkan standar tata kelola, pengendalian mutu, serta sistem pelaporan proyek yang ketat sesuai praktik internasional.
BACA JUGA: Periksa Dirut PTPP Novel Arsyad, KPK Endus Kejanggalan Lelang Proyek di Yogyakarta
Keberhasilan penyelesaian proyek ini turut ditandai dengan diraihnya rekor MURI sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia dengan desain bangunan berlafaz “Ar-Rahim”.
Proyek itu memiliki nilai kontrak sebesar Rp 674,66 miliar yang mencakup pekerjaan gedung dan infrastruktur. Desain arsitektural tersebut tidak hanya menjadi simbol keunikan kampus, tetapi juga
merepresentasikan nilai kasih sayang, kemanusiaan, dan spiritualitas yang menjadi fondasi pendidikan.
BACA JUGA: PTPP Ikuti Ajang Pameran Terbesar di Indonesia
Pengembangan Tahap II merupakan bagian dari pembangunan kawasan kampus terpadu yang mencakup fasilitas akademik, hunian mahasiswa, serta infrastruktur pendukung dalam satu ekosistem terintegrasi.
Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan fakultas teknik, fakultas farmasi, dan fakultas kedokteran, asrama mahasiswa, pusat kegiatan keislaman, jaringan jalan utama kawasan, sistem pencahayaan, dinding penahan tanah, hingga penerapan panel surya sebagai bagian dari dukungan terhadap efisiensi energi dan pembangunan berkelanjutan.
BACA JUGA: Tingkatkan Kinerja, PTPP Raih The Best EPC Company 2016
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, proyek ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kehadiran fasilitas pendidikan yang modern dan representatif akan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, memperluas akses pendidikan tinggi, serta mendukung lahirnya sumber daya manusia unggul di wilayah Jawa Timur dan Indonesia secara umum.
Aktivitas pembangunan dan operasional kawasan juga memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekosistem usaha di sekitar kampus.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan keberhasilan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam menjaga kualitas sekaligus memberikan nilai tambah sosial.
“Pengembangan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahap II menunjukkan bagaimana PTPP mampu mengelola proyek kawasan dengan kompleksitas tinggi dan standar tata kelola internasional. Perolehan Rekor MURI sebagai perguruan tinggi pertama dengan desain bangunan berlafaz ‘Ar-Rahim’ menjadi simbol bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya menghadirkan fungsi fisik, tetapi juga membawa makna dan nilai bagi masyarakat,” ujar Joko dalam siaran persnya, Kamis (12/2).
Dia menambahkan bahwa proyek ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan akses pendidikan, serta pembangunan berkelanjutan sebagaimana tercermin dalam arah kebijakan pemerintah dan Asta Cita.
Sebagai perusahaan konstruksi terintegrasi, PTPP terus memperkuat kapabilitas operasional melalui penerapan teknologi konstruksi, sistem Enterprise Resource Planning (ERP), serta Building Information Modeling (BIM).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan efektivitas pelaksanaan proyek, menjaga kualitas hasil pekerjaan, serta mendukung keberlanjutan pertumbuhan usaha di tengah dinamika industri konstruksi nasional. (jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Gelar RUPSLB, PTPP Setujui Rights Issue Rp 2,16 Triliun
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan




