REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika Riva Ambardina Pradita mengingatkan penggunaan skincare (produk perawatan kulit) dapat membantu menghidrasi kulit selama berpuasa, selain mencukupi asupan cairan.
"Khawatirnya kalau kulit kita juga kering, lapisan terluar kulitnya tidak utuh, rusak, maka pasti lebih mudah iritasi, breakout (berjerawat), dan sebagainya. Jadi, hidrasi nomor satu kalau lagi puasa,” kata Riva saat ditemui, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga
Jelang Ramadhan, MUI Ajak Umat Boikot Kurma Israel
Rencana Pengiriman TNI ke Gaza, Sikap Ormas Islam, dan Analisis Pakar
Soal 1 Ramadhan tak Sama, Ketum MUI: Sampai Akhir Zaman, Perbedaan Itu Tetap Ada
Menurut dokter lulusan spesialis dermatologi dan venereologi Universitas Indonesia itu, tidak ada perbedaan perawatan kulit saat puasa maupun tidak. Namun, kondisi hidrasi tubuh yang berubah bisa berdampak pada kulit.
Ia menyarankan untuk tidak melewatkan penggunaan moisturizer atau pelembap dalam rutinitas perawatan sehari-hari untuk menjaga kulit tetap terhidrasi selama bulan puasa.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Pelembap berfungsi untuk memerangkap air yang ada di permukaan kulit. Penggunaan kembali pelembap juga perlu disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing individu.
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)