Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu) optimistis petumbuhan ekonomi kuartal I-2026 mencapai 5,6 persen. Lantaran adanya stimulus diskon transportasi pada periode libur Idul Fitri 2026.
“Kami kasih diskon itu agar menggeret perekonomian. Kalau pertumbuhan ekonomi kuartal I proyeksinya 5,6 persen kira-kira,” kata Purbaya seperti dilansir Antara di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Purbaya menjelaskan, stimulus tersebut lanjutan dari insentif Hari Besar Nasional (HBN) pada Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, yang berdampak positif terhadap perekonomian.
Tercatat mobilitas masyarakat dan kegiatan pariwisata meningkat. Dampaknya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat hingga 5,39 persen.
Stimulus yang disiapkan selama musim libur Idul Fitri 2026 adalah diskon tarif transportasi senilai Rp911,16 miliar, yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun non-APBN.
Sebelumnya, Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian merinci diskon tarif transportasi tersebut.
Yaitu tarif tiket kereta api akan dipotong sebesar 30 persen dari harga yang diberikan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Diskon menyasar 1,2 juta penumpang dengan periode perjalanan 14 sampai 29 Maret 2026.
Angkutan laut juga diberikan diskon 30 persen dari tarif yang ditentukan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) dan berlaku periode 11 Maret hingga 5 April dengan target 445 ribu penumpang.
Diskon tiket angkutan udara sebesar 17-18 persen untuk kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri, sepanjang periode 14 sampai 29 Maret 2026. Diskon diberikan untuk 3,3 juta penumpang.
Sedangkan tiket angkutan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) diberikan diskon 100 persen untuk komponen jasa kepelabuhanan. Diskon dimulai 12 sampai 31 Maret dengan target 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.(ant/lea/ham)




