tvOnenews.com - Kasus perselingkuhan dilakukan oleh seorang oknum Kepala Dusun (Kasun) di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, diduga tertangkap basah menjalin hubungan terlarang dengan istri salah satu warganya.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik setelah sebuah video beredar luas dan viral di media sosial.
Dalam rekaman itu, terlihat oknum Kasun berinisial S keluar dari sebuah kamar bersama seorang perempuan berinisial P, yang diketahui merupakan istri dari J, dalam kondisi tergesa-gesa sambil mengenakan pakaian.
Ironisnya, video tersebut direkam oleh anak-anak J yang memergoki ibu mereka berada di dalam kamar bersama oknum Kasun tersebut.
Ternyata dugaan perselingkuhan ini bukan yang pertama, suami P, J mengaku telah mencurigai hubungan terlarang ini sejak lima tahun lalu.
“Sudah berjalan sekitar lima tahun. Kemarin ketahuan anak saya dan direkam. Ada dua video, salah satunya menunjukkan yang bersangkutan keluar dari kamar bersama istri saya,” ungkap J saat dikonfirmasi, Rabu (11/2/2026).
“Kebetulan kan rumah kepala dusun itu mepet sama rumah saya,” sambungnya.
Kecurigaan J terhadap dugaan perselingkuhan tersebut bermula ketika S diduga naik ke kamar mandi rumahnya dengan tujuan mendekati kamar sang istri saat J sedang pergi berjualan.
“Waktu itu saya pulang dari jualan, kelihatan ada kaki di atas tembok kamar mandi. Begitu ketahuan, dia langsung kabur. Tapi waktu itu saya nggak punya bukti rekaman,” ujarnya.
- tvOne - rohmadi
Selain itu, J juga pernah memergoki S tengah mengintip istrinya melalui sisi jendela ketika perempuan tersebut sedang tertidur di dalam kamar.
Atas kejadian itu, J sempat melaporkan dugaan perselingkuhan tersebut kepada Kepala Desa. Namun, laporan tersebut tidak berlanjut lantaran kurangnya bukti pendukung.
Kini, J mengaku telah mengantongi dua rekaman video yang dijadikan sebagai bukti untuk memperkuat laporannya kepada pihak pemerintah desa.
“Sekarang ada dua video. Yang pertama video kepala dusun itu keluar dari kamar berduaan dengan istri saya. Yang kedua dia lari dari kamar dan dikejar anak saya,” jelasnya.




