Karyawan PPPK RSPAU di Bekasi Sudah Tewas 3 Hari Sebelum Ditemukan

kompas.com
15 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Karyawan PPPK RSPAU berinisial NHW (31) diduga sudah tewas tiga hari sebelum jasadnya ditemukan kontrakan di Pondok Gede, Bekasi, Rabu (4/2/2026).

“Kalau dari hasil penyelidikan kami, ada dugaan yang bersangkutan (korban) ditemukan tiga hari pascameninggal,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanudin kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).

Saat itu, korban ditemukan dengan kondisi tubuh yang sudah menghitam dan mengeluarkan bau menyengat.

Baca juga: Pembunuh Karyawan PPPK RSPAU Sudah Berencana Ambil Barang Korban sejak Berkenalan

Korban diduga dibunuh pelaku, AR (28) dan ARS (27) karena, ingin mencuri barang berharga miliknya yang sudah direncanakan sejak awal pertemuan mereka.

“Memang dari awal mulai tersangka ini berkenalan, kemudian ada niat atau keinginan untuk menguasai beberapa barang yang berharga milik korban,” jelas Iman.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan korban dan kedua pelaku ini baru berkenalan sekitar satu bulan sebelum pembunuhan.

“Kedua pelaku diketahui mengenal korban sekitar satu bulan terakhir,” kata Budi.

Saat ini polisi masih mendalami lebih jauh terkait motif pasti kedua pelaku membunuh korban dan kronologinya.

Baca juga: 2 Pembunuh PPPK RSPAU di Bekasi Ditangkap di Luar Kota

Mulai dari perkenalan, hingga pemeriksaan eksekusi.

Diberitakan sebelumnya, NHW (31), seorang PPPK di RSPAU Jakarta Timur, ditemukan tewas di rumah kontrakannya, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Saat ditemukan, kondisinya sudah menghitam.

“Korban sudah meninggal dunia dengan posisi telentang, berselimut, dan kondisi tubuh sudah menghitam,” ujar Kapolsek Pondok Gede Kompol Bambang Sugiharto saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (6/2/2026).

Penemuan jasad NHW bermula dari kecurigaan rekan kerja korban berinisial SR (30). Sejak Senin (2/2/2026), korban diketahui tidak masuk kerja dan tidak dapat dihubungi.

Kemudian SR mendatangi kontrakan NHW untuk mengeceknya, Rabu (4/2/2026). Namun, pintu kontrakan dalam kondisi terkunci.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Pembunuh PPPK RSPAU di Bekasi

SR kemudian menghubungi S (62) selaku pemilik kontrakan untuk meminta kunci cadangan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Setelah pintu dibuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar kontrakan. Sejumlah barang berharga milik korban pun raib.

“Menurut keterangan saksi, korban memiliki satu unit sepeda motor Honda Vario, dua unit telepon genggam, dan satu buah dompet. Tapi barang-barang tersebut tidak ditemukan di TKP,” kata Bambang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wali Kota Munafri Respons Aspirasi Warga, Rp4 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Romang Tangayya
• 13 menit laluharianfajar
thumb
Rekomendasi Wisata Kuningan, Menikmati Indahnya Telaga Biru Cicerem
• 4 jam lalugenpi.co
thumb
Praktis!, Kini Pelaku Usaha Bisa Buat QRIS Langsung di Aplikasi GoPay
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo: Saya Ingin Mati di Atas Jalan Kebenaran, Bela Keadilan Rakyat Indonesia
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Jelang Ramadan, Program Peduli Masjid KEK MNC Lido City Hadir di Ciburuy
• 13 menit lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.