GenPI.co - Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menyoroti polemik Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Dia menilai keduanya memperlihatkan komunikasi yang buruk anggota Kabinet Merah Putih dan tidak layak ditiru.
“Sangat tak layak dicontoh. Dua menteri itu memperlihatkan komunikasi yang buruk,” katanya dikutip dari JPNN, Jumat (13/2).
Sebelumnya, Purbaya dan Trenggono saling lempar pernyataan ke publik, mengenai dana pembuatan kapal.
Purbaya bicara mengenai dana tersebut, dalam forum yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Selasa (10/2).
Dia menanyakan kepada para pengusaha kapal, mengenai pesanan dari Kementerian KP yang belum masuk.
Purbaya mempertanyakan alasan pesanan KKP belum sampai ke pengusaha, saat anggaran dari Kemenkeu sudah ada.
Trenggono pun merespons, dengan menyebut anggaran pembuatan kapal itu bersumber dari pinjaman luar negeri.
Purbaya mengaku bisa salah, saat membahas anggaran pembuatan kapal. Namun, uang pinjaman luar negeri untuk membuat kapal pun, berkaitan dengan Kemenkeu.
Jamiluddin menyampaikan terjadinya silang pendapat, disebabkan dua menteri tidka mau mendengar dan lebih suka bicara.
Dia mengatakan Purbaya dan Trenggono perlu memperlihatkan soliditas mengerjakan agenda Presiden Prabowo Subianto.
“Dua tokoh ini, bisa melakukan pendekatan informal atau komunikasi pribadi, guna memecah kebuntuan,” ucapnya. (ast/jpnn)
Tonton Video viral berikut:





