Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 8.240,00 pada perdagangan Jumat, 13 Februari 2026. Mengacu data RTI pada pukul 09.01 WIB, IHSG makin ambruk 55,48 poin atau 0,67% ke level 8.209,86.
Pergerakan saham pada awal perdagangan hari ini langsung didominasi tren negatif. Sebanyak 291 saham merosot, hanya 159 saham yang mampu menanjak dan 207 saham lainnya tidak bergerak.
Per pagi hari ini, IHSG sudah mencatatkan volume perdagangan 1,45 miliar lembar saham dengan frekuensi 117.696 kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp778,8 miliar.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibayangi Koreksi? Cek Prediksi dan Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas
PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) memimpin posisi saham top losers dengan penurunan tajam -14,91% ke level Rp1.940. Diikuti PT Hillcon Tbk (HILL) yang anjlok -13,98% ke Rp80 dan PT Lion Metal Works Tbk (LION) yang melorot -11,71% ke Rp490.
Di jajaran top gainers ada PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) yang melesat 24,79% ke Rp3.020, PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) yang terbang 21,98% ke Rp505 dan PT Indospring Tbk (INDS) yang melejit 17,18% menjadi Rp2.080.
Analis MNC Sekuritas menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih memiliki peluang untuk menguat. “Best case, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.377–8.440,” ujarnya dalam riset, Jumat (13/2).
Baca Juga: Hashim Soroti Ada Saham PE Ribuan Kali, Begini Penjelasan Analis
Namun demikian, pelaku pasar tetap diminta mewaspadai potensi koreksi lanjutan yang bisa membawa indeks ke area 8.155–8.202. Untuk level teknikal, support terdekat berada di 7.863 dan 7.712, sementara resistance berada di 8.354 dan 8.517.
Di sisi lain, sejumlah analis memperkirakan pergerakan IHSG cenderung terbatas dan bergerak sideways, seiring aksi ambil untung menjelang libur Tahun Baru Imlek.
Secara teknikal, indeks masih bertahan di atas MA5 dan MA200, meski belum mampu konsisten di atas level 8.300. Dengan kondisi tersebut, IHSG dinilai masih berpeluang menguat dengan support di 8.200 dan resistance di 8.300.





