Trump Sebut Minyak Venezuela Mulai Mengalir ke AS, Klaim Hubungan Kedua Negara Luar Biasa

pantau.com
9 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa minyak dari Venezuela "mulai mengalir" ke Amerika Serikat setelah Washington mengambil alih industri minyak negara tersebut menyusul penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada awal Januari.

Pernyataan itu disampaikan Trump di Washington pada Kamis waktu setempat terkait perkembangan kerja sama energi kedua negara.

Melalui platform media sosial miliknya Truth Social, Trump menuliskan "Minyak mulai mengalir, dan sejumlah besar uang  yang tak kelihatan bertahun-tahun  akan sangat membantu rakyat Venezuela segera,".

Ia mengatakan hasil penjualan minyak tersebut akan meningkatkan kualitas hidup sebagian warga Venezuela.

Menurut Trump setelah Maduro ditangkap pemerintah Amerika Serikat mengambil alih industri minyak Venezuela dengan persetujuan pemerintah sementara.

Pemerintah sementara Venezuela disebut telah menyetujui penyerahan hingga 50 juta barel minyak kepada Amerika Serikat.

Sebelumnya Trump juga menyampaikan bahwa minyak Venezuela sedang dalam pengiriman menuju Houston, Texas.

Ia menyebut hubungan Amerika Serikat dan Venezuela "luar biasa" serta menyatakan kerja sama dengan pemerintah sementara Venezuela pimpinan Delcy Rodríguez berjalan "sangat baik.".

Pada Rabu Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright berkunjung ke Venezuela untuk meninjau langsung infrastruktur minyak serta kegiatan produksi minyak dan gas.

Dalam kunjungan tersebut Wright juga bertemu dengan Delcy Rodríguez guna membahas percepatan kerja sama sektor energi.

Pada hari yang sama Wright menyatakan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat sangat tertarik berbisnis di industri minyak Venezuela.

Ia menegaskan kunjungannya bertujuan mempercepat kondisi investasi agar produksi energi di negara tersebut meningkat sebagaimana dilaporkan Bloomberg.

Langkah pengiriman minyak ini disebut menjadi bagian dari kesepakatan awal antara Washington dan pemerintah sementara Venezuela setelah perubahan kepemimpinan di Caracas.

Penyerahan hingga 50 juta barel minyak tersebut dinilai sebagai tahap awal dalam normalisasi hubungan ekonomi kedua negara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat meritokrasi, Polri konsolidasikan Asesor Assessment Center
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Danantara Bakal Lanjutkan Groundbreaking 14 Proyek Hilirisasi, DME hingga Aspal
• 4 menit lalukumparan.com
thumb
Bonatua Pamer Salinan Ijazah Jokowi dari KPU DKI, Ini Penampakannya!
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Prabowo Minta Qodari Kumpulkan Video Hina MBG di Medsos, Mau Nonton Setiap Malam
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Penjualan EV Global Lesu pada Awal 2026, Turun Tajam di AS dan China
• 10 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.