Prabowo: MBG Mungkin Tidak Penting untuk Orang Cukup Berada Tapi Mayoritas Rakyat Perlu

suara.com
3 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto meresmikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Palmerah, Jakarta Barat pada Jumat (13/2/2026).
  • Program MBG dinilai sangat dibutuhkan mayoritas rakyat untuk intervensi langsung pengentasan stunting.
  • Prabowo menegaskan dana MBG berasal dari penghematan anggaran yang selama ini terbuang untuk kegiatan tidak produktif.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menjelaskan betapa pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi rakyat. Ia menyadari mungkin MBG dipandang tidak perlu oleh sebagian orang, tetapi bukan mayoritas.

Prabowo menegaskan program MBG bukan hal yang baru. Program serupa sudah diterapkan lebih awal oleh puluhan negara lain. Total, kata Prabowo, lebih dari 75 negara sudah menerapkan program memberikan makan bergizi gratis.

"Sudah puluhan negara lain melaksanakan, puluhan negara lain dan negara-negara yang maju, negara-negara yang demokratis pasti punya program makan bergizi gratis untuk rakyatnya," kata Prabowo dalam acara peresmian dan groundbreaking SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Prabowo mengatakan MBG mungkin tidak penting, tapi bukan untuk mayoritas rakyat, melainkan oleh orang-orang yang berada.

"Makan bergizi gratis mungkin tidak penting untuk orang-orang yang cukup berada, mungkin tidak penting bagi mereka yang di atas, tapi di seluruh dunia yang saya pelajari, makan bergizi gratis adalah sangat-sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat," kata Prabowo.

Prabowo bercerita banyak anak-anak di Indonesia yang mengalami stunting atau kurang gizi. Prabowo menyebutkan dampak dari stunting yang dapat menghambat perkembangan sel-sel, mulai dari sel otak, sel tulang, hingga sel otot.

Program MBG adalah intervensi langsung dari pemerintah dalam upaya pengentasan stunting

"Jadi stunting akibat juga dari proses pemiskinan, proyek pemiskinan rakyat Indonesia. Stunting waktu itu 25 persen dari anak-anak kita. Kita tidak bisa dengan teori, tidak bisa dengan hanya dengan kata-kata, hanya dengan program-program indah. Akhirnya saya belajar dari pengalaman bangsa-bangsa lain bahwa memang satu-satunya jalan adalah intervensi langsung dari pemerintah langsung kepada anak-anak, ibu-ibu hamil, dan orang tua yang tidak berdaya, orang tua lansia," kata Prabowo.

 Jawab Kritik soal Anggaran

Prabowo menjawab kritik yang menyorot pelaksanaan program MBG karena dianggap menghambur-hamburkan uang. Padahal ditegaskan Prabowo dana MBG bersumber dari hasil penghematan anggaran.

Baca Juga: Prabowo Jawab Kritik MBG: Bukan Hamburkan Anggaran, Ini Hasil Efisiensi

"Mengatakan bahwa saya menghambur-hamburkan uang. Padahal saudara-saudara uang ini adalah hasil penghematan, hasil efisiensi, dari anggaran yang saya dan tim," kata Prabowo.

Prabowo berkeyakinan bila anggaran tersebut tidak dihemat dan dialihkan untuk pembiayaan program untuk rakyat, anggaran tersebut akan habis karena dikorupsi.

"Saya yakin, kalau tidak kita hemat, uang ini akan dimakan oleh korupsi, akan dihabis-habiskan untuk memperkaya oknum-oknum pribadi-pribadi," kata Prabowo.

Prabowo lantas menyoroti tindakan-tindakan pejabat yang kerap menghambur-hamburkan anggaran negara untuk kegiatan yang tidak produktif.

"Budaya melaksanakan kegiatan-kegiatan yang tidak produktif, tidak ada manfaat bagi bangsa, negara, dan rakyat itu terus dilaksanakan. rapat-rapat di hotel-hotel di luar kota, seminar-seminar, konferensi-konferensi, kunjungan-kunjungan yang tidak bermanfaat," kata Prabowo.

"Rakyat ditipu, rakyat dibohongi. Ini yang kita hemat, uang ini yang kita alihkan untuk hal-hal seperti ini," sambung Prabowo.


Banyak yang Ejek

Prabowo mengingat betul bagaimana dirinya mendapat ejakam dan tuduhan macam-macam saat ingin meluncurkan program MBG. Ia mengatalan banyak pihak yang menjelek-jelekan dan tidak percaya dengan program tersebut.

"Saya juga tidak mengerti, bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal mengejek dan menghina saya, dan mereka meramalkan proyek ini pasti gagal, program ini menghambur-hamburkan uang," kata Prabowo.

Prabowo menilai hinaan dan tuduhan tersebut dilakukan karena ada pihak-pihak yang merasa dengki.

"Operasi ini, kampanye ini menjelek-jelekan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat. mungkin sebagai ungkapan dendam dan dengki mungkin adalah biasa," kata Prabowo.

Tetapi ia merasa tindakan tersebut sangat menyedihkan lantaran mengejek program yangvia anggap sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Tapi sesuatu yang menyerang hal yang sangat diperlukan oleh orang-orang yang belum kuat ekonominya sungguh, sungguh menyedihkan bagi saya tapi saya yakin waktu itu saya berada di atas jalan yang benar. Saya yakin bahwa tujuan kita bener dan baik," kata Prabowo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Bahan Pokok Meroket, Warga Diimbau tidak Panik dan Belanja Berlebihan
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
BNPT Tangkap 230 Orang karena Danai Kelompok Teroris
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Legislator: MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Hakim MK
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
NTB Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Pejalan Kaki di Jaksel Tewas Usai Terlindas Bus Transjakarta
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.