Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama tim perintis presisi Polres Metro Jakarta Timur melakukan patroli rutin. Patroli ini menjadi bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan dan Operasi Pekat Jaya 2026.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menjelaskan, patroli ini dilakukan dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Jakarta Timur. Sejumlah titik yang disasar mulai dari wilayah Kramat Jati, Makasar hingga Cipinang.
Henik menjelaskan, patroli dilakukan pada Kamis (12/2/2026) dini hari. Hasilnya, tim patroli berhasil menggagalkan aksi balap liar di Makasar dan Cipinang serta pesta minuman keras di Kramat Jati.
"Petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar dan langsung memberikan imbauan serta pembubaran secara persuasif," ungkap Henik.
"Kegiatan serupa disebut kerap berulang di lokasi berbeda, sehingga patroli rutin terus ditingkatkan sebagai langkah preventif," sambungnya.
Sementara untuk pesta miras, tim patroli mulanya menerima laporan dari masyarakat. Kemudian tim langsung menuju ke lokasi dan berhasil mengamankan belasan remaja beserta sejumlah botol miras.
"Penindakan dilakukan setelah petugas menerima laporan masyarakat terkait adanya kerumunan yang berpotensi memicu gangguan Kamtibmas. Empat unit sepeda motor, 14 telepon genggam, serta sejumlah botol minuman keras turut diamankan," tutur Henik.
Dia pun menyampaikan, kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga ruang publik tetap aman dan tertib. Dia memastikan tidak akan memberi ruang bagi potensi gangguan Kamtibmas.
"Kami tidak akan memberi ruang bagi aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban, terlebih yang meresahkan warga. Patroli akan terus dilakukan secara konsisten dan terukur," ujar Henik.
Selain itu, dia juga mengatakan, respons cepat terhadap laporan masyarakat menjadi kunci pencegahan dini. Baginya, sinergi antara warga dan aparat sangat penting untuk menekan potensi kejahatan jalanan, tawuran, maupun aktivitas negatif lainnya, terutama yang melibatkan remaja pada malam hari.
"Polri mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari. Masyarakat juga diminta tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam, guna menjaga situasi Jakarta Timur tetap aman dan kondusif," pungkasnya.
(kuf/mea)




