Kabar Baik! Citilink Tebar Diskon Tiket Pesawat Lebaran hingga 21%

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, TANGERANG — Direktur Utama PT Citilink Indonesia, Darsito Hendroseputro menyampaikan bahwa perusahaan mematuhi arahan dari pemerintah terkait pemberian stimulus berupa diskon tiket pesawat pada masa Angkutan Lebaran 2026.

Darsito menyampaikan, pihaknya akan menjalankan program tersebut yang berlaku untuk penerbangan 14 Maret hingga 29 Maret 2026 mendatang. 

“Sesuai dengan arahan dari pemerintah bahwa stimulus untuk Lebaran berlaku mulai tanggal 14 sampai tanggal 29 Maret besok. Penurunan harga sekitar 18% sampai 21%,” ujarnya saat ditemui di Garuda Maintanance Facility (GMF), Jumat (13/2/2026). 

Sebagai contoh, lanjut Darsito, harga tiket pesawat rute Jakarta—Medan yang rata-rata tarifnya senilai Rp1,9 juta, dengan adanya stimulus tersebut harga tiket akan turun menjadi Rp1,6 juta. 

Dalam masa peak season atau musim liburan Lebaran, Darsito enggan menyebutkan target penumpang yang akan Citilink angkut selama masa tersebut. 

Dirinya menegaskan bahwa dengan keberadaan 41 pesawat yang saat ini Citilink operasikan dapat memberikan konektivitas bagi masyarakat Indonesia yang akan mudik ke kampung halaman. 

Baca Juga

  • Garuda (GIAA) & Citilink Diskon Tiket Pesawat Mudik Lebaran, Cek Jadwalnya
  • Daftar Guyuran Stimulus Lebaran 2026, Diskon Tiket Pesawat hingga WFA ASN-Swasta
  • Daftar Diskon Transportasi Nataru: Pesawat 14%, Kereta 30%, Kapal 20%

Sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang, Darsito menyampaikan bahwa Citilink telah mengajukan extra flight atau penerbangan tambahan sebanyak 20 penerbangan menjelang Hari Raya Idulfitri. 

Semula rata-rata terdapat sebanyak 230 penerbangan per hari, nantinya akan ada 250 penerbangan per hari berbagai tujuan domestik maupun internasional. 

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan program stimulus diskon tarif transportasi berbagai moda, termasuk pesawat, dalam Angkutan Lebaran 2026 dengan total anggaran senilai Rp911,16 miliar. 

Pada angkutan udara, terdapat diskon tarif tiket rute domestik kelas ekonomi sebesar 17%-18% untuk periode penerbangan 14 Maret—29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.

Potongan harga untuk tiket pesawat tersebut, salah satunya bersumber dari pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) alias ditanggung pemerintah (DTP) untuk kelas ekonomi dalam negeri.  

Selain itu, komponen biaya yang mendapatkan fasilitas PPN DTP meliputi tarif dasar dan biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, Lebaran Idul Fitri di periode yang lalu termasuk Nataru, terbukti meningkatkan mobilitas masyarakat dan kegiatan para wisata sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat yang kemarin sampai dengan 5,39%. 

Tercatat peningkatan mobilitas pada periode Idulfitri 2025, dengan total mobilitas masyarakat mencapai 154,62 juta orang dan pada libur Nataru mencapai 110,43 juta orang. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolres Bima Kota Dinonaktifkan Usai Terseret Dugaan Aliran Dana Narkoba Rp1 Miliar
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Jerome Kurnia Tegaskan Fokus sebagai Aktor, Terbuka Jadi Produser Jika Ceritanya Tepat
• 2 jam lalugrid.id
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa Sosialisasikan Keagenan ke KSH Bubutan
• 1 jam lalurealita.co
thumb
Prabowo Beri Tanda Kehormatan 70 Tokoh Penggerak Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
• 22 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.