Setelah Zhang Youxia Tumbang, Xi Tak Berani Tinggalkan Beijing? Untuk Pertama Kalinya Gunakan Video untuk Menyapa Pasukan

erabaru.net
6 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Menjelang Tahun Baru Imlek tradisional Tiongkok, pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT) Xi Jinping pada 10 Februari mendatangi Gedung Bayi di Beijing dan untuk pertama kalinya menggunakan konferensi video untuk menyampaikan ucapan kepada para perwira dan prajurit. Langkah yang tidak biasa ini memicu berbagai spekulasi.

Sejumlah analis berpendapat bahwa setelah tumbangnya Wakil Ketua Komisi Militer Pusat Zhang Youxia, Xi khawatir menghadapi kemungkinan kudeta atau serangan terhadap dirinya, sehingga hingga kini belum berani meninggalkan Beijing.

Xi Gunakan Video untuk “Mengunjungi” Pasukan

Menurut laporan kantor berita resmi Xinhua pada 11 Februari, Xi Jinping pada 10 Februari mendatangi Gedung Bayi di Beijing—markas Komisi Militer Pusat PKT—dan “melalui video” menyampaikan perhatian kepada para perwira dan prajurit. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan ucapan selamat menjelang Tahun Baru Imlek.

Dalam tayangan resmi yang dirilis pemerintah, Xi terlihat mengenakan jas Zhongshan hijau tua bergaya Mao dan duduk di depan layar besar, menyapa para prajurit yang terhubung melalui video.

Ini merupakan interaksi pertama Xi dengan militer sejak Zhang Youxia secara mendadak tumbang pada tanggal 24 bulan lalu. Yang menarik perhatian, kali ini Xi tidak seperti dua tahun sebelumnya yang turun langsung ke unit militer untuk bertemu para prajurit secara tatap muka.

Tradisi Tahunan yang Berubah

Setiap menjelang Tahun Baru Imlek, para pemimpin PKT biasanya mengunjungi pasukan untuk menyampaikan ucapan selamat tahun baru secara langsung—sebuah tradisi politik yang sudah berlangsung lama.

Menurut laporan media resmi:

Namun, sejak Zhang Youxia tumbang hingga kini telah berlalu 18 hari, dan Xi belum meninggalkan Beijing.

Aktivitas Xi Tetap di Sekitar Beijing

Berdasarkan laporan terbuka, pada 6 Februari Xi berada di Beijing untuk menyampaikan慰問 kepada para pensiunan kader militer yang ditempatkan di ibu kota.

Pada 9 hingga 10 Februari, ia juga masih beraktivitas di wilayah Beijing dan sekitarnya, termasuk mengunjungi kawasan inovasi teknologi, pusat layanan lansia, pasar Tahun Baru, serta kantin komunitas untuk melakukan apa yang disebut sebagai “inspeksi”.

Seluruh agenda tersebut dilakukan tanpa meninggalkan kawasan inti politik di Beijing.

Analisis: Kekhawatiran atas Keamanan

Du Wen, mantan pejabat dalam sistem PKT, pada 11 Februari menulis di platform X bahwa karena pengaruh kubu Zhang Youxia belum sepenuhnya disingkirkan, Xi khawatir terhadap kemungkinan pembunuhan di tengah jalan atau kudeta, sehingga tidak berani meninggalkan Beijing untuk turun ke daerah.

Ia juga menyebut bahwa proses penertiban dan pembersihan besar-besaran di tubuh militer PKT masih terus berlangsung.

Langkah Xi yang memecahkan tradisi tahunan dengan hanya menggunakan video untuk menyapa pasukan dinilai sebagian pengamat sebagai sinyal tidak biasa di tengah dinamika internal militer yang sensitif. (jhon)

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menyelaraskan Tradisi dan Modernitas: Shopee Hadirkan Cerita Ramadan Masa Kini Melalui Big Ramadan Sale 2026
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Noel Bongkar Teka-teki Parpol Tiga Huruf Berinisial 'K' di Kasus Korupsi K3 Kemenaker
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Ngaku ‘Lucu-lucuan’, Ayah di NTT Cekoki Miras ke Bayi 11 Bulan
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Donald Trump Mengundang Gubernur Demokrat ke Gedung Putih, Dua Nama Dikecualikan dan Picu Polemik Bipartisan
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Polisi Bongkar Penipuan Modus Kredit Bank di Jatim, Duit Palsu Rp 5 M Disita
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.