JAKARTA, KOMPAS.com - Area depan Pasar Palmerah, Jakarta Barat, kini telah diaspal sehubungan dengan adanya kunjungan Presiden Prabowo Subianto di sekitar wilayah tersebut, Jumat (13/2/2026).
Namun, perbaikan berupa pengaspalan dan pengecatan jalan tersebut belum mencakup seluruh area pasar.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, bagian belakang pasar masih belum tersentuh perbaikan.
Baca juga: Jalan Rusak Diabaikan, Warga Bisa Gugat Pemerintah dan Lapor Pidana
Aspal di pintu belakang yang menghubungkan Jalan Gelora IX dan Jalan Gelora VII terlihat kusam serta mengalami kerusakan di berbagai titik.
Lubang-lubang besar tampak menganga dan digenangi air keruh, membuat jalan menjadi becek dan tidak nyaman dilalui pengendara.
Tak hanya itu, bau sampah yang menyengat dari tempat pembuangan pun masih tercium hingga menusuk hidung warga maupun pembeli yang melintas di area belakang pasar.
Perbaikan infrastruktur berupa pengaspalan dan pengecatan ulang dilakukan secara kilat menjelang iring-iringan Presiden yang melintasi Pasar Palmerah menuju SPPG Polri Palmerah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, aroma aspal baru masih tercium cukup menyengat. Jalan di sisi samping dan depan pasar kini tampak hitam pekat serta mulus tanpa lubang.
Hendri (40), seorang pedagang buah di Pasar Palmerah, menyayangkan perbaikan yang terkesan setengah hati ini.
Ia menilai kerusakan infrastruktur yang paling parah dan sering dikeluhkan justru berada di area belakang, bukan di depan.
"Belakang enggak (diaspal), cuma depan doang ini setengah. Mungkin ada duitnya cuma segini kali ya," ujar Hendri saat ditemui Kompas.com di lapaknya, Jumat.
Baca juga: “Istri Sah” vs “Bini Orang”, Adu Pamor Model Gamis Lebaran 2026 di Tanah Abang
Hendri menunjuk area di depan Kelenteng Hian Thian Siang Tee Bio yang berada tepat di belakang pasar sebagai titik terparah.
"Yang parah malah justru sebenernya yang belakang tuh. Itu dia juga becek terus, bau juga. Dia kan truk sampah di situ parkirnya, pembuangan di situ dari pasar," ungkap Hendri.
Ia mengaku bingung dengan prioritas perbaikan yang hanya berfokus pada bagian depan pasar.