JAKARTA, KOMPAS - Pemerintah Provinsi Jakarta kembali menggelar program mudik gratis pada masa Lebaran 2026. Sebanyak 661 bus disiapkan untuk mengakomodasi sekitar 26.500 warga. Pendaftaran mudik gratis akan dibuka mulai 22 Februari 2026.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah menyiapkan sekitar 661 bus untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun ini. Program Mudik Gratis 2026/1447 H ini mengusung tema ”Aman, Nyaman, Bawa Cerita Bahagia”.
”Sebentar lagi kita akan menyambut bulan suci Ramadhan, Idul Fitri, dan mudik Lebaran. Jakarta akan menyiapkan kurang lebih 661 bus untuk sekitar 26.500 pemudik,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026).
Dikutip dari akun Instagram @dishubdkijakarta, Jumat (13/2/2026), program mudik gratis 2026 akan melayani 20 kota tujuan, yakni Surakarta (Terminal Tirtonadi), Tasikmalaya (Terminal Indihiang), Palembang (Terminal Alang-Alang Lebar), Madiun (Terminal Purboyo), Sragen (Terminal Pilangsari), Cilacap (Terminal Cilacap), DI Yogyakarta (Terminal Giwangan), dan Kuningan (Terminal Kertawangunan).
Selanjutnya, Bandar Lampung (Terminal Rajabasa), Tegal (Terminal Kota Tegal), Kebumen (Terminal Kab. Kebumen), Jombang (Terminal Kepuhsari), Pekalongan (Terminal Pekalongan), Wonogiri (Terminal Giri Adipura), Kediri (Terminal Tamanan), Malang (Terminal Arjosari), Wonosobo (Terminal Mendolo), Purwokerto (Terminal Bulupitu), Semarang (Terminal Mangkang), dan Sidoarjo (Terminal Purabaya).
Adapun untuk pengangkutan sepeda motor, program Mudik Gratis 2026 melayani enam kota tujuan, yakni Semarang, Kebumen, Surakarta, Yogyakarta, Wonogiri, dan Sidoarjo.
Untuk arus mudik, pemberangkatan sepeda motor dijadwalkan pada 16 Maret 2026 dari Terminal Pulogadung, sedangkan pemberangkatan penumpang dilakukan pada 17 Maret 2026 dari Monumen Nasional (Monas).
Sementara itu, arus balik sepeda motor menuju Jakarta berlangsung pada 25 Maret 2026, sedangkan penumpang diberangkatkan kembali ke Ibu Kota pada 26 Maret 2026 menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang.
Pendaftaran program ini dibuka mulai 22 Februari 2026 secara daring melalui laman resmi mudikgratis.jakarta.go.id dan akan ditutup apabila kuota telah terpenuhi.
Calon peserta wajib menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jakarta (diutamakan), Kartu Keluarga, serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bagi yang membawa sepeda motor. Setiap pendaftar dapat menambahkan maksimal tiga anggota keluarga dalam satu KK, dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang harus sesuai KTP asli.
Setelah mendaftar, peserta wajib melakukan verifikasi dokumen di lokasi yang telah ditentukan. Pendaftaran ganda pada program mudik lain akan otomatis dibatalkan dan tiket tidak boleh diperjualbelikan atau dipindahtangankan.
Pendaftaran mudik gratis itu dibagi dalam tiga kluster. Kluster pertama untuk tujuan Surakarta, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap dibuka pada 22–24 Februari 2026. Kluster kedua untuk Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan berlangsung pada 25–27 Februari 2026.
Sementara kluster ketiga untuk Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo dibuka pada 28 Februari hingga 2 Maret 2026.
Jakarta akan menyiapkan kurang lebih 661 bus untuk sekitar 26.500 pemudik
Adapun verifikasi dokumen juga dilakukan dalam tiga tahap. Untuk kluster pertama, verifikasi dijadwalkan pada 25–27 Februari 2026. Kluster kedua pada 28 Februari hingga 2 Maret 2026, dan kluster ketiga pada 3–5 Maret 2026. Peserta yang tidak hadir sesuai jadwal verifikasi dianggap mengundurkan diri dan kuotanya akan dialihkan kepada pendaftar lain.
Lokasi verifikasi tersebar di Lapangan Tenis Kompleks Dinas Teknis Jatibaru Jakarta Pusat, Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Pusat di Cikini, Sudinhub Jakarta Utara di Plumpang Semper, Sudinhub Jakarta Selatan di MT Haryono, Sudinhub Jakarta Timur di Terminal Rawamangun, dan Sudinhub Jakarta Barat di Jalan Raya Ring Road Rawa Buaya.
Di sisi lain, Pramono juga mengajak warga yang memilih tetap berada di Jakarta selama Lebaran untuk turut menggerakkan roda perekonomian Jakarta. Pemerintah, kata dia, akan menyiapkan berbagai program menarik, termasuk potongan harga atau diskon di sejumlah pusat perbelanjaan.
”Saya juga mengajak warga untuk tetap di Jakarta dan membelanjakan rezekinya di sini. Pemerintah akan memberikan berbagai kado, termasuk diskon di pusat-pusat perbelanjaan,” kata Pramono.
Selain itu, Pramono berharap suasana Ramadhan tahun ini semakin semarak dengan meningkatnya kegiatan keagamaan di masjid dan mushala. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kerukunan antarumat beragama serta menciptakan suasana Jakarta yang aman, nyaman, dan tertib hingga perayaan Idul Fitri.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, jumlah kuota peserta mudik gratis tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan kapasitas ini karena dukungan dari berbagai pihak ketiga yang bersedia menjalin kerja sama.
”Karena ada beberapa kolaborator yang bersedia, jumlah masyarakat yang akan terfasilitasi mudik gratis akan bertambah,” ujar Eli.
Sebelumnya, pelaksanaan mudik gratis Jakarta pada 2025 diikuti 26.392 warga. Warga diberangkatan dengan 552 bus ke 20 kota di enam provinsi.





