Upaya menurunkan angka stunting tidak hanya berbicara tentang program, tetapi juga tentang kehadiran, pendampingan, dan peran keluarga, terutama para ibu dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.
Hal inilah yang menjadi motivasi bagi Daya Wanita PAM JAYA bersama Women and Children Resilience (WCR) hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan Edukasi Gizi Cerdas dan Ketahanan Air untuk pencegahan stunting di Jakarta.
Kegiatan ini telah dilaksanakan di tiga titik di Jakarta Utara, yakni di Aula Kantor Kelurahan Semper Timur, Kelurahan Penjaringan, dan Kelurahan Rorotan, dengan peserta yang terdiri dari ibu TP PKK, Dasawisma, dan kader Posyandu.
Kegiatan pertama diselenggarakan di Aula Kantor Kelurahan Semper Timur, Jakarta Utara, pada Selasa, 10 Februari 2026, yang dihadiri oleh Lurah Kelurahan Semper Timur, Ketua Daya Wanita PAM JAYA, dan Direktur WCR.
Melalui sesi edukasi, para peserta diajak memahami pentingnya konsep Gizi Cerdas, khususnya pemenuhan protein hewani sejak dini, sebagai kunci pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menekankan bahwa pencegahan stunting tidak bisa dilepaskan dari aspek sanitasi dan ketahanan air. Akses air bersih yang memadai menjadi fondasi lingkungan sehat, sehingga anak terhindar dari penyakit infeksi yang dapat menghambat penyerapan nutrisi.
Ketua Women and Children Resilience (WCR), Margaretha Hanita, menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu kegiatan yang secara serius dipantau keberlanjutannya karena menyangkut masa depan generasi penerus bangsa.
“Generasi penerus berada pada masa emas yang sangat menentukan. Kita tentu berharap anak-anak tumbuh dengan dukungan yang positif, baik dari sisi gizi, lingkungan, maupun pola asuh. Edukasi kepada seorang ibu menjadi titik awal yang sangat penting, karena dari sanalah kualitas generasi masa depan dibentuk, yang pada akhirnya akan memengaruhi arah bangsa ke depan,” ujar Hanita.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menegaskan keterlibatan Daya Wanita PAM JAYA merupakan bagian penting dari pendekatan yang lebih menyentuh keluarga secara langsung.
“Upaya menurunkan stunting tidak bisa dilakukan sendiri dan tidak bisa hanya lewat satu pendekatan. Melalui peran Daya Wanita PAM JAYA, kami ingin hadir lebih dekat dengan para ibu, berbagi pengetahuan tentang gizi dan pentingnya air bersih, karena dari keluargalah masa depan anak-anak Jakarta dibentuk,” ujar Arief.
Melalui kolaborasi ini, Daya Wanita PAM JAYA berharap dapat terus menjadi bagian dari gerakan masyarakat yang peduli terhadap gizi anak dan ketahanan air, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam membangun keluarga sehat dan lingkungan yang lebih berdaya.
Kegiatan edukasi ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PAM JAYA dalam mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting yang telah dijalankan sejak 2023. Pada tahun 2023, intervensi dilakukan kepada 409 anak di 39 kelurahan.
Pada 2024, intervensi dilakukan kepada 1.129 anak di 36 kelurahan. Sementara pada 2025, program yang sama dijalankan di Jakarta Utara dan Timur. Selain pemberian makanan, dilakukan juga monitoring dan edukasi untuk pencegahan stunting kepada ibu hamil dan pasangan pra nikah, serta pembagian toren air gratis.





