CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami memastikan kesiapan fasilitas jelang Ramadan 1447 Hijriah/2026. Selain rutinitas tahunan, perhatian khusus diberikan pada potensi musim penghujan di awal bulan suci.
Ketua Hari Besar Islam (HBI) Al-Markaz 2026, Muhammad Roem, menyebut persiapan dilakukan dengan peningkatan kualitas layanan ibadah.
“Karena ini sudah kegiatan tahunan, rutin, namun kita selalu berusaha untuk lebih meningkatkan kualitasnya, baik dari segi penyelenggaraan ibadahnya maupun kegiatan yang setiap tahun juga diselenggarakan di depan halaman masjid,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Musim hujan diperkirakan berdampak pada kelancaran arus jemaah, terutama saat salat tarawih dan kegiatan ba’dah subuh. Pengurus menyiapkan rekayasa keluar-masuk jemaah serta pengaturan kendaraan.
“Mungkin tahun ini Ramadan dipengaruhi cuaca yang masih hujan, jadi itu pasti akan sangat mempengaruhi. Antisipasinya kita coba dengan memperlancar arus jemaah yang keluar masuk, terutama penanganan kendaraan agar tidak menjadi hambatan,” jelas Roem.
Dari sisi sarana, pembaruan dilakukan pada area ibadah, toilet, hingga tempat wudhu demi kenyamanan jemaah.
“Yang kedua fasilitas yang ada di masjid ini, tempat ibadah, toilet, Alhamdulillah semua sudah diperbaharui,” katanya.
Secara kapasitas, lantai atas masjid mampu menampung sekitar 3.000 hingga 4.000 jemaah. Area bawah yang sebelumnya jarang difungsikan akan dibuka jika terjadi lonjakan.
“Daya tampung untuk areal gedung masjid area atas bisa mencapai 3-4000 ribuan, area bawah ini yang tadinya tidak pernah dipakai, kalau membludak bisa kita buka. Di dalam gedung ini kira-kira sekitar 5000-an,” ungkapnya.
Terkait awal Ramadan, pengurus menegaskan akan mengikuti keputusan pemerintah sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
“Awal Ramadan tentu kita akan ikut pemerintah penyelenggaraan ibadahnya, selama ini kita selalu mengacu kepada kebijakan pemerintah,” tegas Roem.
Jadwal imam dan penceramah tarawih serta ba’dah subuh juga telah disusun dengan melibatkan tokoh agama setempat.
Laporan: Rifki




