JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengaku optimistis perundingan tarif dengan Amerika Serikat (AS) akan menuai hasil menguntungkan Indonesia.
Luhut mengaku yakin karena menilai Presiden AS Donald Trump menghormati Presiden RI Prabowo Subianto.
“Saya lihat hubungan Presiden Prabowo dengan Presiden Trump itu sudah sangat dekat," kata Luhut Binsar Pandjaitan di kantornya, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
"Dan saya dengar dari orang-orang di sekitarnya juga mengatakan dia (Trump) menghormati Presiden Prabowo," imbuhnya.
Baca Juga: Said Didu Sebut Prabowo Tidak Tunduk pada Jokowi, Ini Alasannya
Eks Menko Polhukam itu menyebut terdapat sejumlah masalah dalam negosiasi.
Namun, menurutnya, setiap kendala masih dalam kendali pemerintah RI dengan juru runding Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
“Saya kira Pak Airlangga sudah bekerja keras dengan tim. Saya pikir (negosiasi) mereka nanti biarlah tetap di White House. Kita doakan saja,” kata Luhut dikutip Antara.
Delegasi Indonesia dilaporkan akan melanjutkan perundingan tarif di AS pada pekan depan.
Diberitakan KompasTV sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan, pemerintah hendak menghadiri perundingan tarif sekaligus pertemuan perdana Dewan Perdamaian pekan depan.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- perundingan tarif as
- tarif impor as
- luhut binsar pandjaitan
- tarif as
- dewan ekonomi nasional




