Kelakar Prabowo Jawab Tuduhan Otoriter: Jangan-jangan Rakyat Ingin Itu Sedikit untuk Lawan Koruptor

suara.com
4 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Prabowo Subianto menegaskan dirinya seorang demokrat saat pidato di Indonesia Economic Forum 2026, Jumat (13/2/2026).
  • Presiden menekankan tekad memusnahkan korupsi untuk mewujudkan "The New Indonesia" yang bebas dari praktik tersebut.
  • Ia menanggapi tuduhan otoriter, menyatakan posisi sebagai kepala negara dimungkinkan karena Indonesia menganut sistem demokrasi.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto kembali menjawab tuduhan yang menyebut dirinya otoriter. Prabowo menegaskan bahwa ia sepenuhnya seorang demokrat.

Melalui sambutannya di Indonesia Economic Forum 2026, Prabowo awalnya bicara mengenai tekad membumihanguskan korupsi dari Indonesia.

"So, kita harus bersihkan ya. Kita harus ada The New Indonesia. The New Indonesia harus tidak boleh, tidak boleh ada korupsi!," tegas Prabowo, Jumat (13/2/2026).

Prabowo kemudian menyinggung mengenai Indonesia yang merupakan negara demokrasi.

Berkat paham demokrasi yang dianut Indonesia, Prabowo menegaskan ia kini bisa menjadi seorang kepala negara.

"Untung kita masih negara apa itu kita masih, kita negara demokrasi kan? Bener? Demokrasi apa, agak demokrasi ya. Agak ya, lumayan lah demokrasi kita kan? Kalau nggak ada demokrasi gue nggak jadi presiden loh Saudara-saudara. Iya kan? Bener nggak?" kata Prabowo.

Prabowo kemudian mengingat pihak-pihak yang kerap memandang dirinya sebagai otoriter.

"Jadi jangan ini lho ada apa tuh, kelompok-kelompok yang selalu mengeluh, Indonesia beginilah, Prabowo otoriter lah, bener nggak?" ujarnya.

Prabowo merasa mungkin rakyat ingin ia bersikap demikian, dalam makna melawan para koruptor. Tetapi Prabowo menegaskan bahwa ia dan Indonesia adalah seorang penganut paham demokrasi.

Baca Juga: Prabowo Ngaku Tahu Dalang yang Jelek-jelekan Indonesia: We Are Not Stupid

"Tapi kalau ditanya rakyat, jangan-jangan perlu juga sedikit-sedikit otoriter, jangan-jangan, untuk melawan koruptor-koruptor itu. Tapi kita demokratis, jadi kita masih moderat ya," kelakar Prabowo.

"Banyak negara lain nggak tahu dah, hari ini ada, besoknya nggak ada. Iya kan? Jangan-jangan efektif yang itu, jangan-jangan," ucap Prabowo yang membuat tawa di ruangan.

Ia lantas berkelalar mengenai ucapannya tersebut yang didengar awak media hingga para duta besar.

"Waduh ini ada banyak wartawan ya. Waduh ada lagi banyak duta besar nih, negara Barat lagi waduh gue," kata Prabowo yang kembali membuat tawa para menteri dan undangan yang hadir.

"I am completely democratic. Completely," tegas Prabowo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Ini Warning "Aneksasi" China, Negara Lain Bisa Jadi Target
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jenazah Capt. Enggon Korban Penembakan Smart Air Tiba di Rumah Duka Tangsel
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Polri Bangun 1.179 SPPG, Penerima MBG Capai 2,9 Juta Orang
• 10 jam laluokezone.com
thumb
KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Nggak Ada Obat, Gitar Ariel Noah Laku Rp 2,3 Miliar di Lelang
• 4 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.