JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Gizi Nasional (BGN) menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) membahas penggunaan istilah ultra processed food (UPF) yang dinilai berpotensi menimbulkan salah tafsir dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), guna meluruskan pemahaman publik terkait pangan olahan.
"Dengan banyaknya informasi yang berseliweran di media sosial maupun di media-media lainnya tentang istilah UPF atau ultra processed food, hari ini kami membahas dengan UGM," kata Plt Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Gunalan di Auditorium Kamarijani-Soenjoto, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM, Jumat (13/2/2026).
Gunalan menegaskan, Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 mengatur penggunaan produk dalam negeri dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pasal 38 ayat 1 menyatakan produk yang digunakan berasal dari petani, UMKM, dan peternak lokal berbasis bahan segar.
"Pasal tersebut jelas menyampaikan bahwa yang digunakan dalam kegiatan atau program Makan Bergizi Gratis adalah produk-produk dalam negeri yang berasal dari petani, UMKM, dan peternak lokal yang tentunya ini semua pada berbasis untuk bahan-bahan segar," kata dia.
Baca Juga: Di Hadapan Presiden Prabowo, Kapolri Listyo Sigit Targetkan Bangun 1.500 SPPG di 2026 | JMP
Ia menambahkan, BGN mulai menghindari bahan siap saji dalam program tersebut.
"Bahan-bahan yang sifatnya siap saji dan cepat itu sudah mulai kita hindari untuk kegiatan MBG ke depan," ujar Gunalan.
UGM Minta Istilah UPF Diganti
Dekan FTP UGM Eni Harmayani menyatakan kerja sama ini bertujuan meluruskan penggunaan istilah UPF yang dinilai memicu kerancuan antara pangan olahan dan istilah yang diadopsi dari luar.
"Jadi kerja sama Fakultas Teknologi Pertanian UGM dengan BGN ini terkait dengan upaya untuk meluruskan istilah yang mungkin banyak terdapat yaitu ultra processed food. Kita mempunyai istilah sendiri ya untuk processed food atau pangan olahan, itu kita mempunyai istilah sendiri yaitu makanan yang aman, bergizi, halal, dan sehat," kata Eni.
Ia menyebut istilah UPF tidak berbasis pada istilah ilmiah yang digunakan di dalam negeri sehingga berpotensi menimbulkan miskonsepsi.
Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- Badan Gizi Nasional
- UGM
- ultra processed food
- makan bergizi gratis
- miskonsepsi
- pangan olahan





