Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan bahwa pemerintahannya tidak mau didikte oleh asing. Menurut Prabowo, ekonomi Indonesia pun akan mengejutkan dunia.
Pernyataan Prabowo itu disampaikan dalam gelaran sarasehan ekonomi bertajuk Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara pada Jumat (14/2/2026).
"Kita tidak mau dan tidak akan lagi selalu didikte oleh bangsa lain atau dipermainkan oleh siapapun lagi," ujar Prabowo dalam sambutannya di Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara pada Jumat (14/2/2026).
Prabowo menjelaskan bahwa dalam setahun lebih pemerintah bekerja, telah terdapat berbagai capaian. Ke depan, menurutnya Indonesia pun akan membuat kejutan-kejutan.
"Untuk membuktikan ke seluruh dunia bahwa bangsa Indonesia sekarang, hari ini adalah bangsa Indonesia yang percaya diri, paham, dan bertekad berdiri di atas kaki sendiri," katanya.
Dia mengatakan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, telah terdapat laporan dari sejumlah kepala daerah terkait hasil riil dampak kebijakan pemerintah.
"Mereka mengatakan bahwa konsumsi rumah tangga meningkat," kata Prabowo.
Prabowo juga bertemu dengan sejumlah pimpinan industri dan perdagangan. Prabowo memang telah beraudiensi dengan sejumlah pengusaha dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Hambalang, Bogor pada awal pekan ini, Senin (9/2/2026).
"Mereka [Apindo] mengatakan ke saya bahwa bulan Januari konsumsi rumah tangga meningkat. Mereka mengatakan bahwa mereka merasakan bahwa MBG [Makan Bergizi Gratis] telah mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga dan mendorong pertumbuhan di desa-desa, di kecamatan-kecamatan, di lapisan paling bawah ekonomi kita," ujarnya.
Dari situlah menurut Prabowo ekonomi Indonesia akan bangkit menjadi ekonomi yang dinamis. Prabowo pun optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan lebih baik tahun ini.





