tvOnenews.com - Hubungan antara Denada Tambunan dan Ressa Rizky Rossano, masih menyisakan jarak emosional meski keduanya kini sudah mulai berkomunikasi lewat pesan singkat.
Setelah 24 tahun disembunyikan dan sempat terjadi polemik hukum, Ressa akhirnya membalas pesan dari Denada.
Namun, publik dibuat terkejut ketika percakapan mereka beredar dan menunjukkan Ressa hanya menulis satu kalimat pendek, “Waalaikumsalam.”
Tanggapan singkat itu membuat banyak orang menilai Ressa bersikap dingin terhadap ibunya.
Namun, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, menegaskan bahwa apa yang terlihat di media sosial tidak sepenuhnya menggambarkan keadaan sebenarnya.
Ia menilai publik hanya melihat potongan kecil dari percakapan yang sebenarnya jauh lebih panjang.
“Yang ditunjukkan itu kan cuma ‘Waalaikumsalam’-nya. Tetapi, tidak pernah yang belakangnya itu kan ditunjukkan isinya,” kata Ronald Armada, dilansir dari YouTube Reyben Entertainment.
- YouTube hepinews
Ronald mengungkapkan, Ressa sebenarnya sudah beberapa kali mencoba menghubungi Denada jauh sebelum pengakuan soal status anak kandung itu ramai dibicarakan publik.
Namun, upaya Ressa kerap tidak mendapatkan tanggapan dari sang ibu.
“Ya ini pernah WA-nya nggak pernah dijawab sama Denada. Jadi kalau sekarang dia menjawab singkat, apalagi setelah pengakuan itu disampaikan lewat media sosial, ya wajar kalau dia cuma membalas sekadarnya,” ujarnya.
Kondisi ini, lanjut Ronald, membuat Ressa merasa bingung harus bersikap seperti apa.
Di satu sisi, ia berusaha menghormati Denada sebagai ibu kandungnya.
Namun di sisi lain, ia masih menyimpan perasaan kecewa dan canggung karena komunikasi di masa lalu yang tidak berjalan dengan baik.
Salah satu hal yang memperlihatkan kecanggungan hubungan keduanya adalah panggilan yang akan digunakan Ressa untuk menyapa Denada.
- YouTube/TransTVOfficial
Dalam percakapan terakhir mereka, Denada disebut sempat mengatakan bahwa Ressa bebas memanggilnya apa saja.
“Dia bingung juga sekarang ini harus manggil ‘Ibu’ atau ‘Mbak’. Soalnya di dalam chat itu Denada sudah bilang, ‘Ya terserah nanti nyamannya mau panggil apa’. Itu pun aneh kan rasanya, coba gimana rasanya?” jelas Ronald.




