Pantau - PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat rata-rata 135.332 pelanggan menggunakan layanan setiap hari sepanjang Januari 2026 sebagai moda transportasi publik di Ibu Kota.
Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo menyatakan, "Memasuki Januari 2026, kami mencatat 135.332 pelanggan menggunakan layanan setiap hari pada Januari 2026," kata Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Total angka keterangkutan pada Januari 2026 mencapai 4.195.303 penumpang.
Pada hari kerja Senin hingga Jumat, angka keterangkutan mencapai 159.492 pelanggan per hari, sedangkan pada Sabtu dan Minggu mencapai 91.406 pelanggan per hari.
Sepanjang Januari hingga Desember 2025, PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat total 46.449.629 pelanggan menggunakan layanan MRT Jakarta dengan rata-rata 127.259 pelanggan per hari.
"Capaian ini mencerminkan konsistensi pertumbuhan jumlah pelanggan serta semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel di Jakarta," katanya.
Stasiun Terpadat dan Relasi FavoritStasiun dengan jumlah pelanggan tertinggi pada Januari 2026 adalah Stasiun Dukuh Atas BNI dengan 753.380 pelanggan.
Urutan kedua ditempati Stasiun Blok M BCA dengan 514.064 pelanggan, disusul Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta sebanyak 435.810 pelanggan.
Posisi keempat adalah Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia dengan 433.516 pelanggan, serta Stasiun Bendungan Hilir di urutan kelima dengan 308.421 pelanggan.
Relasi perjalanan favorit pelanggan adalah dari Stasiun Dukuh Atas BNI menuju Stasiun Blok M BCA dengan persentase 4,43 persen.
Kelima stasiun tersebut terintegrasi dengan moda transportasi publik lainnya serta bangunan di sekitarnya.
Untuk meningkatkan angka keterangkutan, PT MRT Jakarta bekerja sama dengan berbagai pihak terutama industri wisata seperti sektor kuliner, aktivitas, pusat perbelanjaan, kesehatan, pendidikan, hingga promo tiket di sejumlah tempat wisata.
Kolaborasi dengan operator transportasi publik pengumpan atau feeder turut mendorong peningkatan angka keterangkutan dengan mengangkut penumpang dari kawasan hunian menuju stasiun terdekat.
Kehadiran angkutan pengumpan juga berdampak pada kenaikan angka keterangkutan serta mendorong budaya menggunakan platform berbagi kendaraan atau ride sharing.




