Presiden Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 untuk Perkuat Kepercayaan Investor

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Wisma Danantara, Jakarta, untuk menghadiri agenda Indonesia Economic Outlook 2026 pada Jumat, 13 Februari 2026 pukul 14.41 WIB.

Berdasarkan keterangan foto ANTARA, Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 14.28 WIB dengan mengenakan setelan jas berwarna gelap.

Kehadiran Presiden dalam forum tersebut bertujuan memperkuat kepercayaan investor terhadap fundamental dan prospek ekonomi nasional.

Presiden didampingi jajaran Anggota Kabinet Merah Putih dalam menghadiri agenda tersebut.

Sejumlah menteri yang turut hadir antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Luar Negeri Sugiono.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono juga hadir dalam forum tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra turut mendampingi Presiden.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ikut menghadiri kegiatan tersebut.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono juga tampak hadir.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut hadir mendampingi Presiden dalam agenda tersebut.

Arah Kebijakan Ekonomi 2026

Forum Indonesia Economic Outlook 2026 digelar di Wisma Danantara, Jakarta, pada Jumat siang sebagai wadah penyampaian arah kebijakan ekonomi pemerintah.

Forum tersebut juga bertujuan meyakinkan investor mengenai ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah akan memaparkan berbagai indikator ekonomi.

Ia mengungkapkan, "Pemerintah akan memaparkan berbagai indikator ekonomi, khususnya terkait potensi peningkatan penerimaan negara."

Pengelolaan Investasi dan Penerimaan Negara

Pemerintah juga akan menjelaskan rencana pengelolaan ekonomi melalui Badan Pengelola Investasi BPI Danantara dalam forum tersebut.

Paparan tersebut difokuskan pada strategi penguatan penerimaan negara dan optimalisasi investasi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SPK Daihatsu Rocky Hybrid tembus 550 unit, harga tetap Rp299,9 juta
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Warga Mancing Lagi di Sungai Cisadane yang Tercemar Pestisida
• 4 jam laludetik.com
thumb
Horizon Peradaban Indonesia Raya
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
KSrelief dan BAZNAS Salurkan Bantuan Pangan Ramadan Rp6,4 Miliar untuk Masyarakat Prasejahtera di Empat Provinsi
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Hari Ini, Kerry Anak Riza Chalid Bakal Hadapi Tuntutan Kasus Minyak Mentah
• 13 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.