Disney+ baru saja merilis cuplikan deretan konten Marvel yang akan hadir sepanjang 2026. Mulai dari film unggulan seperti Thunderbolts*, serial terbaru Wonder Man, hingga musim kedua dari serial yang telah dinanti penggemar.
Ragam konten spesial ini pun siap menemani momen long weekend-mu pekan ini. Berikut rekomendasi film dan serial Marvel yang dapat disaksikan di Disney+.
Daredevil: Born AgainSetelah sukses dengan season sebelumnya, Marvel Television kembali menghadirkan Daredevil: Born Again Season 2 yang semakin intens dan menegangkan.
Daredevil: Born Again Season 2 melanjutkan kisah Matt Murdock (Charlie Cox), seorang pengacara tunanetra yang juga merupakan mantan vigilante, dalam perjuangannya menegakkan keadilan di tengah kompleksitas hukum dan kejahatan di New York City.
Pada season pertamanya, perjalanan Matt membawanya pada konflik besar dengan Wilson Fisk (Vincent D’Onofrio), mantan bos mafia yang berhasil terpilih sebagai Wali Kota New York, sehingga menempatkan keduanya pada jalur konfrontasi yang tak terhindarkan.
Di musim ini, perjalanan Matt Murdock akan berlanjut ketika ia kembali berhadapan dengan Wilson Fisk dalam pertarungan ideologi, kekuasaan, dan moralitas. Keduanya kini berada di posisi yang semakin berseberangan, yang akan menentukan masa depan New York City.
Serial ini menghadirkan perpaduan antara drama psikologis, konflik kemanusiaan, dan adegan aksi brutal dengan koreografi ekstrem.
Wonder ManSerial terbaru Wonder Man menghadirkan premis unik yang berbeda dari serial Marvel lainnya. Bercerita tentang Simon Williams (Yahya-Abdul Mateen II), seorang aktor biasa yang sedang mengejar mimpinya untuk menjadi seorang bintang Hollywood, serial ini menerima banyak ulasan positif dari para kritikus.
Wonder Man mengisahkan perjalanan Simon untuk menjadi aktor, yang seketika berubah ketika ia bertemu dengan Trevor Slattery (Sir Ben Kingsley), aktor kawakan yang memperkenalkan ia dengan sutradara senior yang berambisi untuk membuat sebuah film reboot dari kisah Super Hero klasik, Wonder Man.
Simon, yang menganggap ini adalah sebuah kesempatan baginya untuk menjadi seorang bintang, harus menghadapi masalah ketika ia berusaha untuk menavigasi kekuatan super yang ia miliki secara diam-diam, dengan impiannya menjadi aktor yang sedang ia kejar.
Tontonan ini sarat akan elemen komedi satir yang menghibur, berkat peleburan dunia Super Hero yang fiktif dengan dunia nyata berlatar industri perfilman Hollywood.
The Fantastic Four: First StepsThe Fantastic Four merupakan salah satu keluarga paling ikonik dalam sejarah perfilman modern. Berlatar di dunia retro-futuristik penuh warna yang terinspirasi dari era 1960-an, The Fantastic Four: First Steps memperkenalkan keluarga Reed Richards/Mister Fantastic (Pedro Pascal), Sue Storm/Invisible Woman (Vanessa Kirby), Johnny Storm/Human Torch (Joseph Quinn), dan Ben Grimm/The Thing (Ebon Moss-Bachrach) saat menghadapi tantangan paling mengerikan dalam hidup mereka.
Dituntut untuk menyeimbangkan peran sebagai pahlawan dengan kekuatan ikatan keluarga yang mereka miliki, keempatnya harus berjuang melindungi Bumi dari ancaman dewa luar angkasa mengerikan bernama Galactus (Ralph Ineson), serta utusannya yang misterius, Silver Surfer (Julia Garner).
Pertaruhan menjadi semakin rumit, ketika misi untuk menggagalkan rencana Galactus dalam menghancurkan seluruh planet beserta isinya tersebut berubah menjadi persoalan yang sangat pribadi.
Thunderbolts*Film ini menggambarkan kisah sekelompok anti hero terasingkan yang penuh dengan masa lalu kelam yang terpaksa bersatu dalam sebuah misi yang tidak mereka bayangkan sama sekali; menjadi pahlawan.
Mereka adalah Yelena Belova (Florence Pugh), Bucky Barnes (Sebastian Stan), Red Guardian (David Harbour), Ghost (Hannah John-Kamen), Taskmaster (Olga Kurylenko), dan John Walker (Wyatt Russell).
Terjebak dalam rencana Valentina Allegra (Julia Louis-Dreyfus), para antihero ini terpaksa menjalani misi berbahaya bersama-sama, yang membuat mereka harus menghadapi sudut gelap masa lalu mereka.
Pertanyaannya, apakah kelompok yang tidak harmonis ini akan hancur berantakan, atau bersatu menjadi sesuatu yang lebih besar?
X-Men ‘97X-Men ‘97 hadir sebagai serial revival yang menghidupkan kembali kejayaan “X-Men: The Animated Series” dari era 1990-an. X-Men ’97 mengulas kembali era ikonik di mana X-Men, sekelompok mutan yang menggunakan kemampuan luar biasa mereka untuk melindungi dunia yang membenci dan takut pada mereka.
Serial ini akan berlatar pada tahun 1997, tahun di mana serial X-Men: The Animated Series berakhir. Serial animasi klasik ini diproduksi kembali dengan visualisasi kartun khas tahun 1990-an awal.
Marvel Animation’s “X-Men ‘97” merupakan sebuah penghargaan akan warisan animasi yang telah melegenda dan dinikmati oleh berbagai kalangan. Serial ini hadir dengan kisah Super Hero ikonik seperti Cyclops, Wolverine, dan Magneto dengan alur cerita yang relevan untuk generasi lama maupun baru.





