JAKARTA, KOMPAS.TV – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memastikan telah mengerahkan jajarannya untuk mengejar para pelaku penembakan pilot dan kopilot pesawat Smart Air di Boven Digoel, Papua Selatan.
Kapolri menyebut pihaknya telah mendapatkan gambaran tentang identitas para pelaku penembakan yang mengakibatkan pilot dan kopilot tersebut tewas.
“Mengerahkan jajaran kita yang ada di sana untuk melakukan pengejaran dan pendalaman, karena identitasnya kita juga sudah memiliki gambaran,” kata dia, Jumat (13/2/2026), seperti dikutip dari laporan tim jurnalis KompasTV Claudia Carla dan Roy Ilman.
Baca Juga: Komnas HAM Desak Penegakan Hukum Atas Penembakan Pesawat Smart Air
Listyo Sigit juga meminta agar personel Polri dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersinergi untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa.
“Sehingga bagaimana untuk menuntaskan, kita minta supaya peristiwa-peristiwa yang terjadi beberapa hari ini, TNI dan Polri bersinergi untuk mencegah jangan sampai terjadi peristiwa-peristiwa selanjutnya,” tegasnya.
“Tentunya kami minta kepada seluruh personel Polri, khususnya yang terlibat di dalam satgas maupun yang ada di wilayah untuk memastikan agar masyarakat merasa tenang dan lakukan penegakan hukum,” imbaunya.
Sementara, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menambahkan, pelaku berafiliasi dengan kelompok kriminal bersenjata di Yahukimo.
“Alhamdulillah sudah bisa menguasai, dan situasi di sana relatif terkendali. untuk korban, pilot dan co-pilot sudah dievakuasi ke Timika untuk proses otopsi lebih lanjut,” jelas Irjen Eddizon.
“Proses penyelidikan sedang dilakukan untuk mengungkap identitas, yang jelas memang benar ada afiliasi dengan kelompok kriminal bersenjata yang ada di wilayah Yahukimo,” tegasnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- kepala kepolisian republik indonesia
- kapolri
- penembakan pilot
- penembakan
- boven digoel
- Listyo Sigit prabowo





