Belum Ada Parpol Dukung Gibran Jadi Wapres 2 Periode, Pengaruh Jokowi Mulai Hilang

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Peneliti senior Citra Institute, Efriza menyatakan saat ini tidak ada partai politik yang tegas mendukung Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi pasangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.

Dia menilai partai-partai politik tidak terlalu memperhitungkan pengaruh Joko Widodo yang disinyalir sudah mulai menurun, akibat kasus ijazah palsu dan kasus korupsi yang menyeret nama-nama menteri disertai membelit dirinya. 

BACA JUGA: Perihal Pilpres 2029, Pangeran: Gibran Fokus Bekerja Mendukung Agenda Strategis Pemerintahan Presiden Prabowo

"Partai politik juga cenderung berhitung rasional, saat ini Gibran tidak berpartai, punya catatan “cacat etik”", kata Efriza kepada JPNN.com, Jumat (13/2).

Dia juga menilai tentu saja saat ini partai-partai politik tidak ingin mengunci opsi Gibran sebagai pasangan Prabowo terlalu dini, terutama untuk posisi cawapres yang sangat kompetitif.

BACA JUGA: Gibran Dukung Menara Syariah PIK2 Jadi Pusat Ekonomi Islam Dunia

"Dukungan yang masih cair justru menunjukkan bahwa konfigurasi kekuasaan menjelang Pemilu 2029 nanti, akan terjadi tahapan penataan ulang," jelasnya.

"Dengan kata lain, ini lebih mencerminkan dinamika manuver kepentingan antarpartai ketimbang menuruti satu figur Jokowi yang saat ini sedang memperoleh citra negatif dari persepsi besar publik," tutur Efriza.

BACA JUGA: PSI Belum Tentu Mendukung Gibran di 2029, Tergantung Bos

Dia juga menyebutkan jika Prabowo memutuskan mengganti pasangan cawapres pada 2029, dampaknya terhadap loyalitas dan soliditas sukarelawan justru makin menguat.

"Memungkinkan relawan Jokowi dan Gibran juga pindah patron kepada Prabowo, sebab kemungkinan menangnya yang tinggi."

"Ini bisa dilihat sinyalnya dari Projo yang ingin bergabung bersama Gerindra padahal sukarelawannya Jokowi dan Gibran," kata Efriza.

Dia menilai sebagai petahana, sukarelawan akan terdorong untuk solid, loyal, bahkan habis-habisan karena merasa tidak ada lagi yang merecoki dan tidak ada lagi statemen Prabowo bisa menang karena Jokkowi. 

"Bahkan, mereka punya optimis akan menang sebab melihat fakta SBY dan Jokowi sebagai petahana bisa dua periode, dan juga mereka meyakini bahwa pemerintahan Prabowo di periode keduanya akan lebih banyak akses kekuasaan, ketimbang sekarang yang memikirkan pembagian untuk orang-orang Jokowi dan Gerindra," jelas Efriza.

Di sisi lain, lanjutnya sukarelawan akan makin yakin menang, jika melihat kenyataan banyak partai-partai sekarang di pemerintahan yang tetap mendukung Prabowo.

"Ketimbang mendukung Jokowi dan Gibran, bahkan partai-partai lain ditenggarai akan berupaya mengunci agar PSI tetap menjadi partai semenjana atau partai gurem," pungkas Efriza.(mcr8/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dampingi Wapres Gibran, Gubernur Jateng Dorong Relokasi Aman Bagi Korban Tanah Gerak


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bos BGN Sebut MBG Berperan ke Industri Otomotif, Singgung Penjualan Gran Max
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
BMKG: Jumat, sebagian besar wilayah Indonesia hujan ringan
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
PIP buka pembiayaan untuk Kopdes Merah Putih, asalkan sesuai syarat
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
ShopeePay Gebyar Ramadan, Momen Ramadan jadi Seru dan Hemat
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Polisi Sebut Wilayah Koroway Tak Masuk Daerah Operasi karena Relatif Aman
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.